Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk Kabupaten Seruyan pada tahun 2024 mencapai 226.980 jiwa dengan tingkat pertumbuhan penduduk sebesar 2,78 persen. Dari total tersebut, penduduk laki-laki berjumlah 119.972 jiwa (sekitar 52,9 persen) dan penduduk perempuan berjumlah 107.008 jiwa (sekitar 47,1 persen).
(Baca: 98,9% Penduduk di Kabupaten Mojokerto Beragama Islam)
Kelompok usia produktif (15-59 tahun) mendominasi struktur penduduk Kabupaten Seruyan dengan jumlah 154.989 jiwa (sekitar 68,3 persen dari total penduduk). Dari jumlah tersebut, 82.558 jiwa adalah penduduk laki-laki (36 persen total) dan 72.431 jiwa adalah penduduk perempuan (32 persen total). Kelompok usia dependen terdiri dari 0-14 tahun (57.681 jiwa, 25,4 persen) dan di atas 60 tahun (14.310 jiwa, 6,3 persen).
Jika dilihat dari kelompok umur rinci, kelompok usia 35-39 tahun menjadi kelompok dengan jumlah penduduk terbanyak sebesar 21.823 jiwa, diikuti oleh kelompok 25-29 tahun (21.419 jiwa) dan 30-34 tahun (21.331 jiwa). Sebaliknya, kelompok usia di atas 75 tahun merupakan kelompok dengan jumlah penduduk paling sedikit, hanya 1.628 jiwa.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Bone Periode 2004 - 2024)
Untuk kelompok usia muda (0-14 tahun), persentase penduduk laki-laki dan perempuan hampir sama, masing-masing 13 persen dari total penduduk. Di kelompok usia produktif, penduduk laki-laki memiliki persentase lebih tinggi (36 persen) dibandingkan perempuan (32 persen), sementara di kelompok usia lanjut (>60 tahun), persentase laki-laki (4 persen) sedikit lebih tinggi daripada perempuan (3 persen).
Dominasi kelompok usia produktif di Kabupaten Seruyan menunjukkan potensi bonus demografi yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, hal ini juga membutuhkan upaya pengembangan sumber daya manusia, seperti peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan kerja, agar penduduk produktif dapat berkontribusi secara optimal bagi pembangunan daerah.