Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita bulanan masyarakat Kabupaten Langkat untuk kebutuhan kecantikan pada tahun 2024 mencapai 33208 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 25,5 persen dibandingkan tahun 2023, dengan penambahan nilai sebesar 6740,9 rupiah per orang setiap bulannya. Sepanjang periode pengamatan 2018 hingga 2024, nilai ini merupakan pengeluaran tertinggi yang pernah tercatat untuk wilayah ini.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau di Kab. Bulungan 2018 - 2024)
Nilai pengeluaran kecantikan Kabupaten Langkat tahun 2024 setara dengan 16 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita untuk aneka barang jasa, 20 persen dari pengeluaran perawatan, dan 21,6 persen dari pengeluaran untuk rokok dan tembakau per bulan. Jika dibandingkan dengan pengeluaran makanan jadi, nilai pengeluaran kecantikan menyumbang 19,9 persen dari total pengeluaran masyarakat untuk kategori tersebut.
Sepanjang tujuh tahun pengamatan, pengeluaran kecantikan Kabupaten Langkat mengalami kenaikan di lima tahun periode, hanya mencatat penurunan satu kali pada tahun 2021 sebesar 8 persen. Pada tahun 2020 terjadi kenaikan tertinggi sebesar 24,2 persen sebelum kemudian turun pada tahun berikutnya, sebelum kembali naik secara bertahap hingga tahun 2024. Pada tahun 2023 hanya tercatat kenaikan sedikit sebesar 1,5 persen sebelum lonjakan besar terjadi pada tahun terakhir.
Berdasarkan peringkat se-provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Langkat berada di urutan 11 dari 33 kabupaten dan kota yang ada. Lima wilayah dengan pengeluaran kecantikan tertinggi di atas Kabupaten Langkat berturut-turut adalah Kota Tebing Tinggi, Kota Medan, Kota Sibolga, Kota Padang Sidimpuan dan Kabupaten Batu Bara. Kota Tebing Tinggi mencatat pengeluaran kecantikan tertinggi se-provinsi mencapai 61572 rupiah per kapita per bulan dengan pertumbuhan tahunan sebesar 60,1 persen.
Profil Pengeluaran Makanan Kabupaten Langkat
Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita bulanan masyarakat Kabupaten Langkat untuk kebutuhan makanan pada tahun 2024 mencapai 680681 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 7,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempatkan Kabupaten Langkat di urutan 24 dari 33 wilayah di Sumatera Utara untuk kategori pengeluaran makanan. Nilai ini berada 355247 rupiah di bawah Kota Medan yang mencatat pengeluaran makanan tertinggi di provinsi ini pada tahun yang sama.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Nusa Tenggara Barat 2015 - 2024)
Profil Pengeluaran Bukan Makanan Kabupaten Langkat
Untuk kategori pengeluaran bukan makanan, masyarakat Kabupaten Langkat mencatat nilai 494461 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Nilai ini mengalami kenaikan 11,8 persen dibandingkan tahun 2023, dan menempati urutan ke 20 dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Kenaikan nilai ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata kenaikan pengeluaran bukan makanan se-provinsi yang hanya berada di angka 7,2 persen pada periode yang sama.
Total Pengeluaran Per Kapita Kabupaten Langkat
Total pengeluaran per kapita bulanan masyarakat Kabupaten Langkat untuk seluruh kategori kebutuhan pada tahun 2024 tercatat sebesar 1175142 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sedikit sebesar 1,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati urutan ke 20 dari seluruh wilayah di Sumatera Utara. Meskipun terjadi penurunan pada total pengeluaran, kategori pengeluaran kecantikan justru mencatat lonjakan kenaikan yang signifikan pada tahun yang sama.
Berdasarkan data historis lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan pengeluaran kecantikan Kabupaten Langkat berada di angka 13,7 persen per tahun. Angka pertumbuhan tahun 2024 sebesar 25,5 persen merupakan angka hampir dua kali lipat dari rata-rata lima tahun tersebut. Selama periode tersebut tidak pernah tercatat pertumbuhan setinggi tahun 2024, menunjukkan peningkatan prioritas masyarakat wilayah ini terhadap kebutuhan kecantikan.