Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Morowali pada tahun 2024 mencapai 380219 rupiah per kapita per bulan. Angka ini mengalami penurunan sebesar 6,1 persen dibandingkan tahun 2023 yang mencatatkan nilai 405011 rupiah. Sepanjang tujuh tahun data tercatat, nilai pengeluaran tertinggi terjadi pada tahun 2023, sementara nilai terendah tercatat pada tahun 2018 dengan angka 190224 rupiah.
(Baca: Rasio Penggunaan Gas Rumah Tangga Periode 2015-2023)
Data historis menunjukkan pergerakan nilai pengeluaran yang berubah setiap tahun. Pada tahun 2019 terjadi kenaikan sebesar 59,5 persen menjadi nilai tertinggi pada periode lima tahun awal. Setelah itu terjadi penurunan sedikit selama tiga tahun berturut-turut hingga tahun 2022, sebelum kembali naik sebesar 54,1 persen pada tahun 2023. Pada tahun 2024 kembali terjadi penurunan sebesar 6,1 persen.
Berdasarkan data perbandingan wilayah, Kabupaten Morowali menempati urutan pertama untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Tengah. Di tingkat pulau Sulawesi wilayah ini menempati urutan keempat, sedangkan pada tingkat nasional Kabupaten Morowali berada di peringkat 65 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia. Posisi peringkat ini tidak berubah dibandingkan catatan tahun sebelumnya.
Perbandingan Dengan Wilayah Lain Di Sulawesi Tengah
Setelah Kabupaten Morowali, urutan kedua ditempati oleh Kabupaten Morowali Utara dengan nilai pengeluaran 306253 rupiah pada tahun 2024 dan mencatat pertumbuhan naik sebesar 11,8 persen. Urutan ketiga adalah Kota Palu dengan nilai 304248 rupiah yang mengalami penurunan sedikit sebesar 5,1 persen. Urutan keempat Kabupaten Banggai sebesar 259354 rupiah dengan pertumbuhan naik 5,9 persen, disusul Kabupaten Poso pada urutan kelima dengan nilai 254612 rupiah dan pertumbuhan naik 9 persen.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Aneka Barang dan Jasa Kab. Bojonegoro | 2024)
Pola Pengeluaran Masyarakat Kabupaten Morowali
Total pengeluaran per kapita per bulan masyarakat Kabupaten Morowali pada tahun 2024 mencapai 2008616 rupiah. Dari nilai total tersebut, pengeluaran untuk makanan mencapai 979693 rupiah, pengeluaran bukan makanan mencapai 1028923 rupiah, sedangkan pengeluaran untuk aneka barang dan jasa menyumbang 18,9 persen dari seluruh pengeluaran masyarakat. Pengeluaran untuk rokok dan tembakau bahkan mencatatkan nilai lebih tinggi dibandingkan total pengeluaran aneka barang dan jasa secara umum.
Perkembangan Lima Tahun Terakhir
Rata-rata pengeluaran aneka barang dan jasa selama lima tahun terakhir di Kabupaten Morowali mencapai 326431 rupiah. Nilai tahun 2024 masih berada 16,5 persen di atas rata-rata lima tahun tersebut, namun 6,1 persen lebih rendah dibandingkan nilai tahun sebelumnya. Sepanjang periode tujuh tahun data, hanya terjadi dua kali penurunan dengan persentase di atas 5 persen, yaitu pada tahun 2022 dan tahun 2024. Tidak ditemukan anomali nilai yang menyimpang jauh dari pola pergerakan tahun sebelumnya.
Catatan Pertumbuhan Pengeluaran
Catatan pertumbuhan tertinggi pengeluaran aneka barang dan jasa terjadi pada tahun 2019 dengan penambahan nilai lebih dari 110 ribu rupiah per kapita per bulan. Sementara penurunan terbesar terjadi pada tahun 2022 dengan pengurangan nilai sebesar 23 ribu rupiah. Seluruh data ini seperti data yang diolah dari data Susenas Badan Pusat Statistik yang dicatat setiap tahun pada seluruh wilayah kabupaten dan kota di Indonesia.