- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) merilis data PDB Paritas Daya Beli Polandia tahun 2024 tercatat di angka 1,9 unit. Angka ini merupakan kenaikan sebesar 0,96 persen dibandingkan tahun 2023, dan menjadi titik tertinggi nilai PDB PPP Polandia selama 10 tahun terakhir sejak 2015. Sepanjang tiga tahun terakhir tercatat pertumbuhan konsisten berturut-turut, setelah sebelumnya periode 2015 hingga 2021 nilai hanya bergerak stagnan di rentang 1,7 hingga 1,78 unit.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Polandia terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Pidie Jaya 74.123 dan Angka Pengangguran 3,67%)
Dibandingkan rata-rata pertumbuhan tiga tahun terakhir yang mencapai 3,33 persen per tahun, pertumbuhan 2024 menunjukkan perlambatan yang signifikan. Sedangkan rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir hanya sebesar 2,08 persen per tahun, yang artinya kinerja tiga tahun terakhir secara akumulasi masih jauh lebih baik dibandingkan periode lima tahun sebelumnya. Kontraksi yang dimaksud dalam data ini adalah penurunan nilai PDB PPP secara tahunan dibandingkan tahun sebelumnya, yang tidak terjadi sepanjang lima tahun terakhir.
Sepanjang 10 tahun data historis, kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2023 dengan pertumbuhan tahunan sebesar 5,73 persen. Sedangkan penurunan terendah tercatat pada tahun 2019 dengan kontraksi sebesar 2,8 persen. Satu-satunya anomali pergerakan data adalah lonjakan pertumbuhan sangat tajam pada tahun 2022 dan 2023, dimana kedua tahun tersebut mencatatkan pertumbuhan lebih dari 3 kali lipat rata-rata pertumbuhan tahunan sepanjang 8 tahun sebelumnya.
Untuk peringkat regional Eropa, tahun 2024 Polandia turun satu peringkat menjadi posisi 12. Sebelumnya selama 9 tahun berturut-turut sejak 2015 Polandia secara konsisten menempati peringkat ke 11 wilayah Eropa. Penurunan peringkat ini terjadi akibat pertumbuhan PDB PPP Rumania yang melebihi Polandia pada tahun berjalan.
Berdasarkan proyeksi IMF sampai tahun 2030, PDB PPP Polandia akan terus mengalami kenaikan namun dengan laju pertumbuhan yang terus melambat. Setelah pertumbuhan 0,96 persen di 2024, proyeksi pertumbuhan tahunan akan turun secara bertahap hingga hanya 0,41 persen pada tahun 2028 sebelum kembali naik sedikit di tahun berikutnya. Secara keseluruhan kondisi ekonomi berdasarkan indikator ini tidak akan mengalami kemerosotan, namun juga tidak akan kembali melihat lonjakan pertumbuhan tinggi seperti periode 2022-2023.
(Baca: Data 2025: PDRB ADHB per Kapita Kabupaten Nunukan Rp.199,72 Juta)
Dibandingkan negara lain di wilayah Eropa, nilai PDB PPP Polandia tahun 2024 berada sangat dekat dengan nilai Rumania yang tercatat di 1,987 unit. Dimana sebelumnya pada tahun 2023 Polandia masih berada di atas Rumania, namun kini posisi keduanya bertukar. Untuk pertumbuhan tahunan 2024, Polandia mencatatkan kinerja lebih baik dibandingkan 21 dari 39 negara lain yang tercatat dalam data regional Eropa.
Secara keseluruhan PDB PPP Polandia menunjukkan bahwa daya beli domestik masih terus menguat, meski laju penguatan sudah mulai melandai setelah periode lonjakan pasca krisis pandemi. Data ini juga menunjukkan bahwa ekonomi Polandia masih tetap stabil di jajaran menengah atas wilayah Eropa, meski belum mampu kembali menembus pertumbuhan tinggi seperti yang dicapai dua tahun sebelumnya.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.959 | +0.19 | |
| Neraca perdagangan (Apr) | 89,10 | -97.32 | |
| Ekspor Migas (Apr) | 1,16 | -9.81 | |
| Impor Migas (Apr) | 4,60 | +45.09 | |
| Ekspor (Apr) | 25,30 | +12.32 | |
| Impor (Apr) | 25,21 | +31.28 | |
| Kunjungan Wisman (Apr) | 1,25 | +14.75 | |
| Inflasi yoy (Mei) | 3,08% | +0.66 | |
| Inflasi mom (Mei) | 0,28% | +0.15 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Mei) | 113,79 | +1.34 |