- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) mencatat nilai PDB Paritas Daya Beli Polandia tahun 2024 berada di angka 1,9 unit. Angka ini merupakan kenaikan sebesar 0,96 persen dibandingkan tahun 2023, sekaligus menjadi titik nilai tertinggi sepanjang catatan 10 tahun terakhir yang dimulai sejak 2015. Selama tiga tahun terakhir sejak 2022, Polandia mencatat tren kenaikan berkelanjutan tanpa kontraksi satu kali pun pada periode ini.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Polandia terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Seychelles 2024)
Jika dibandingkan rata-rata pertumbuhan, kenaikan 0,96 persen pada 2024 tercatat lebih rendah dibanding rata-rata pertumbuhan tiga tahun terakhir yang mencapai 3,33 persen per tahun. Sementara rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir sejak 2020 tercatat sebesar 2,28 persen per tahun, yang artinya kinerja pertumbuhan 2024 juga masih berada di bawah rata-rata periode lima tahun.
Catatan historis menunjukkan penurunan terendah terjadi pada tahun 2019 dengan kontraksi sebesar 2,8 persen. Kontraksi pada periode ini berarti nilai PDB PPP Polandia mengalami penyusutan nilai riil yang paling dalam dibanding seluruh tahun dalam catatan 10 tahun. Sementara kenaikan tertinggi tercatat pada tahun 2023 dengan pertumbuhan 5,73 persen, yang didorong pemulihan pasca krisis energi Eropa.
Untuk peringkat regional Eropa, tahun 2024 Polandia turun satu peringkat dari posisi 11 menjadi peringkat 12. Penurunan peringkat ini terjadi setelah selama 9 tahun berturut-turut sejak 2015 Polandia selalu konsisten menempati posisi 11 PDB PPP di kawasan Eropa. Tidak ada anomali nilai fluktuasi ekstrem selain perlambatan pertumbuhan yang terjadi mulai akhir 2023.
Jika dibandingkan negara lain di kawasan Eropa, kinerja pertumbuhan PDB PPP Polandia 2024 masih berada di atas rata-rata sebagian besar negara Eropa Barat. Hanya Rumania, Ukraina dan Moldova yang mencatat pertumbuhan lebih tinggi dibanding Polandia pada tahun berjalan, sementara hampir seluruh negara Eropa Utara dan Barat mencatat pertumbuhan di bawah 1 persen bahkan mengalami kontraksi.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sulawesi Tengah 2025)
Berdasarkan proyeksi IMF, PDB PPP Polandia akan terus mengalami kenaikan hingga tahun 2030. Proyeksi menunjukkan pertumbuhan akan membaik kembali mulai tahun 2025 dengan angka 1,37 persen, sebelum kembali melambat secara bertahap mulai tahun 2027. Tidak ada proyeksi kontraksi sepanjang periode 2025 sampai 2030 dalam catatan IMF.
Secara keseluruhan, meskipun pertumbuhan 2024 mengalami perlambatan dibanding dua tahun sebelumnya, Polandia masih mencatatkan nilai PDB PPP yang terus bertumbuh positif. Proyeksi jangka menengah juga tidak menunjukkan risiko penyusutan nilai, meskipun laju pertumbuhan tidak akan kembali secepat periode pemulihan tahun 2022 dan 2023.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Agu) | 3,19% | +0.31 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.942 | +0.24 | |
| PDB ADHK (Q2) | 3.576,20 | +3.73 | |
| Neraca perdagangan (Jul) | 121,90 | -127.06 | |
| Ekspor Migas (Jul) | 787,60 | -26.07 | |
| Impor Migas (Jul) | 3,77 | -17.33 | |
| Ekspor (Jul) | 26,22 | +2.98 | |
| Impor (Jul) | 26,09 | +0.72 | |
| Kunjungan Wisman (Jul) | 1,53 | +9.99 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |