Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk kecantikan per kapita sebulan di Kabupaten Pidie pada tahun 2024 mencapai 41590 Rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 29,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan kenaikan yang signifikan dari pengeluaran tahun 2023 yang sebesar 32123 Rupiah per kapita sebulan. Pengeluaran untuk kecantikan ini merupakan bagian dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan masyarakat Kabupaten Pidie yang mencapai 1175684 Rupiah untuk makanan dan bukan makanan.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Musi Rawas Utara Periode 2015 - 2024)
Bandingkan dengan pengeluaran total, pengeluaran untuk kecantikan di Kabupaten Pidie pada 2024 hanya menyumbang sekitar 3,54 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan. Sementara itu, pengeluaran untuk kecantikan ini juga lebih kecil dibandingkan pengeluaran untuk perawatan yang sebesar 56723 Rupiah per kapita sebulan, dan jauh lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk rokok dan tembakau yang mencapai 117768 Rupiah per kapita sebulan.
Melihat data historis dari tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran untuk kecantikan di Kabupaten Pidie mengalami fluktuasi yang jelas. Tahun 2018 hingga 2021, pengeluaran terus naik secara bertahap dari 23695 Rupiah menjadi 36505 Rupiah. Namun, pada tahun 2022 terjadi penurunan sedikit menjadi 32348 Rupiah, lalu tahun 2023 turun sedikit lagi menjadi 32123 Rupiah, sebelum kembali naik secara signifikan pada tahun 2024. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2021 dengan pertumbuhan 33,7 persen, sedangkan penurunan tertinggi terjadi pada tahun 2022 dengan penurunan 11,4 persen.
Dalam perbandingan seprovinsi Aceh pada tahun 2024, Kabupaten Pidie menempati peringkat ke-6 dalam pengeluaran untuk kecantikan per kapita sebulan. Wilayah yang berada di atasnya adalah Kota Banda Aceh (peringkat 1 dengan 105289 Rupiah), Kota Sabang (peringkat 2 dengan 86030 Rupiah), Kota Lhokseumawe (peringkat3 dengan65061 Rupiah), Kabupaten Aceh Tengah (peringkat4 dengan45058 Rupiah), dan Kota Langsa (peringkat5 dengan44051 Rupiah). Peringkat ini sama dengan tahun sebelumnya, menunjukkan posisi Kabupaten Pidie tetap stabil dalam urutan pengeluaran kecantikan di provinsi Aceh.
Kota Banda Aceh
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Gorontalo 2018 - 2024)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Banda Aceh pada tahun 2024 mencapai 1371277 Rupiah, dengan pertumbuhan 5,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini membuat Kota Banda Aceh menempati peringkat ke-1 seprovinsi Aceh dalam kategori pengeluaran bukan makanan. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan mencapai 2402683 Rupiah, dengan pertumbuhan 4,2 persen, juga menempati peringkat ke-1 seprovinsi. Pengeluaran untuk makanan sendiri mencapai 1031407 Rupiah per kapita sebulan, dengan pertumbuhan 14,1 persen, menempati peringkat ke-2 seprovinsi setelah Kabupaten Nagan Raya. Pengeluaran untuk kecantikan di Kota Banda Aceh pada 2024 mencapai 105289 Rupiah, dengan pertumbuhan 26,8 persen, yang jauh lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Pidie.
Kota Lhokseumawe
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Lhokseumawe pada tahun 2024 mencapai 893134 Rupiah, dengan pertumbuhan yang signifikan sebesar 43,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menempatkan Kota Lhokseumawe pada peringkat ke-2 seprovinsi Aceh dalam kategori pengeluaran bukan makanan. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan mencapai 1692119 Rupiah, dengan pertumbuhan 5,2 persen, menempati peringkat ke-3 seprovinsi. Pengeluaran untuk makanan sendiri mencapai 798985 Rupiah per kapita sebulan, dengan pertumbuhan 35,1 persen, menempati peringkat ke-8 seprovinsi. Pengeluaran untuk kecantikan di Kota Lhokseumawe pada 2024 mencapai 65061 Rupiah, dengan pertumbuhan 21 persen, yang lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Pidie.
Kabupaten Bener Meriah
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Bener Meriah pada tahun 2024 mencapai 716407 Rupiah, dengan pertumbuhan 34,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menempatkan Kabupaten Bener Meriah pada peringkat ke-4 seprovinsi Aceh dalam kategori pengeluaran bukan makanan. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan mencapai 1674833 Rupiah, dengan pertumbuhan 2,8 persen, menempati peringkat ke-4 seprovinsi. Pengeluaran untuk makanan sendiri mencapai 958426 Rupiah per kapita sebulan, dengan pertumbuhan 32,4 persen, menempati peringkat ke-3 seprovinsi. Pengeluaran untuk kecantikan di Kabupaten Bener Meriah pada 2024 mencapai 37615 Rupiah, dengan penurunan sedikit sebesar 2,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang lebih rendah dibandingkan Kabupaten Pidie.
Kota Sabang
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Sabang pada tahun 2024 mencapai 764253 Rupiah, dengan pertumbuhan 7,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menempatkan Kota Sabang pada peringkat ke-3 seprovinsi Aceh dalam kategori pengeluaran bukan makanan. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan mencapai 1654567 Rupiah, dengan penurunan 10,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menempati peringkat ke-5 seprovinsi. Pengeluaran untuk makanan sendiri mencapai 890314 Rupiah per kapita sebulan, dengan pertumbuhan 4,2 persen, menempati peringkat ke-4 seprovinsi. Pengeluaran untuk kecantikan di Kota Sabang pada 2024 mencapai 86030 Rupiah, dengan pertumbuhan 25,6 persen, yang jauh lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Pidie.