Jumlah Sekolah SMA di DI Yogyakarta | 2024

1
Agus Dwi Darmawan 01/08/2026 18:10 WIB
Image Loader
Memuat...
Jumlah Sekolah SMA di DI Yogyakarta 2018 - 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah sekolah SMA di Provinsi DI Yogyakarta mencapai 175 unit pada tahun 2024. Berdasarkan data historis 7 tahun terakhir, angka ini mengalami penambahan sebanyak 2 unit dibandingkan tahun 2023 yang tercatat 173 unit. Selama periode 2018 hingga 2024, jumlah sekolah SMA di wilayah ini menunjukkan tren pertumbuhan lambat namun konsisten, dengan total penambahan 12 unit sejak tahun 2018.

(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Tanggamus 347,9 Ribu dan Angka Pengangguran 3,44 Persen)

Dari total 175 unit sekolah SMA tahun 2024, sebanyak 69 unit merupakan SMA Negeri dan 106 unit merupakan SMA Swasta. SMA Swasta mendominasi dengan persentase 60,6% dari total sekolah, sedangkan SMA Negeri hanya menyumbang 39,4%. Sepanjang satu tahun terakhir, jumlah SMA Negeri tidak mengalami perubahan sama sekali, sedangkan SMA Swasta mengalami penambahan 2 unit atau tumbuh 1,9% dibandingkan tahun 2023.

Untuk jumlah penduduk usia sekolah 16-18 tahun, DI Yogyakarta tercatat memiliki 164.450 jiwa pada tahun 2023, angka ini meningkat sekitar 3.450 jiwa dibandingkan tahun 2020. Secara nasional, provinsi ini secara konsisten menempati urutan 21 hingga 22 untuk kategori jumlah penduduk usia SMA selama 6 tahun terakhir. Hal ini menunjukkan pertumbuhan jumlah sekolah masih berjalan seiring dengan ketersediaan populasi usia pendidikan menengah atas.

(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kab. Bolaang Mongondow Timur | 2024)

Pada sisi tenaga pendidik, tercatat terjadi penurunan jumlah guru SMA secara umum di DI Yogyakarta tahun 2024. Total guru SMA tercatat sebanyak 4.124 orang, turun 5% atau berkurang 219 orang dibandingkan tahun 2023. Penurunan ini terjadi baik pada sekolah negeri maupun swasta, dimana guru SMA Swasta mengalami penurunan paling dalam mencapai 8,5% sedangkan guru SMA Negeri hanya turun 2,8% dalam periode yang sama.

Di tengah tren penurunan jumlah guru, jumlah siswa SMA justru mengalami pertumbuhan sebesar 2,6% pada tahun 2024, mencapai total 62.739 siswa. Pertumbuhan jumlah siswa pada SMA Swasta bahkan tercatat jauh lebih tinggi yaitu 5,3% dibandingkan hanya 1,5% pada SMA Negeri. Kondisi ini menjadi catatan penting untuk pemerataan dan ketersediaan tenaga pendidik sesuai pertumbuhan jumlah siswa dan sekolah di DI Yogyakarta.

Data Stories Terkini
Databoks Premium
Databoks Premium
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
13 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.869 +0.05
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...