- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) mencatat PDB Paritas Daya Beli (PPP) Seychelles pada 2024 berada di angka 7.84 Unit. Terjadi penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 8.06 Unit. Penurunan ini mengindikasikan potensi perlambatan daya beli masyarakat Seychelles.
Jika dilihat secara historis, PDB PPP Seychelles mengalami fluktuasi dalam 10 tahun terakhir. Sempat menyentuh angka tertinggi di 8.46 Unit pada 2021, namun kemudian mengalami penurunan signifikan di 2022 menjadi 8.02 Unit. Fluktuasi ini menggambarkan dinamika ekonomi Seychelles yang dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Swiss 2015 - 2024)
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Seychelles terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Dalam tiga tahun terakhir (2022-2024), pertumbuhan PDB PPP Seychelles menunjukkan tren menurun. Dari pertumbuhan 0.47% di 2023 menjadi kontraksi -2.61% di 2024. Kontraksi ini menandakan adanya penurunan aktivitas ekonomi yang perlu diwaspadai. Rata-rata PDB PPP dalam tiga tahun terakhir adalah 7.97 Unit.
Jika dibandingkan dengan lima tahun terakhir, rata-rata PDB PPP Seychelles adalah 8.02 Unit. Ini menunjukkan bahwa kondisi PDB PPP tahun 2024 (7.84 Unit) berada di bawah rata-rata lima tahun terakhir. Artinya, pertumbuhan ekonomi Seychelles saat ini belum mampu melampaui kinerja beberapa tahun sebelumnya.
PDB PPP Seychelles sempat mencapai titik terendah pada tahun 2016 yaitu 7.74 Unit, kemudian rebound dan mencapai titik tertinggi pada tahun 2021. Namun, anomali penurunan tajam di tahun 2022 (-5.19%) menjadi perhatian, karena memutus tren positif yang sempat dibangun sebelumnya. Kondisi ini perlu diinvestigasi lebih lanjut untuk memahami penyebab dan dampaknya terhadap perekonomian Seychelles.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Brunei Darussalam 2015 - 2024)
Dari segi peringkat regional di Afrika, Seychelles berada di posisi 36 pada tahun 2024. Peringkat ini tidak berubah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan Seychelles masih perlu berupaya meningkatkan daya saing ekonominya di kawasan Afrika.
IMF memproyeksikan PDB PPP Seychelles akan terus mengalami kontraksi pada tahun 2025 (-1.29%) dan 2026 (-0.18%). Proyeksi ini mengindikasikan bahwa pemulihan ekonomi Seychelles akan berjalan lambat dan memerlukan intervensi kebijakan yang tepat. Dibandingkan dengan negara lain di Afrika, Seychelles memiliki PDB PPP yang relatif kecil. Sebagai perbandingan, Pantai Gading memiliki PDB PPP sebesar 215.927 Unit dan Kenya sebesar 44.007 Unit.