PDB

PDB Paritas Daya Beli (PPP) Lesotho 2015 - 2024

1
Agus Dwi Darmawan 19/03/2026 16:34 WIB
Image Loader
Memuat...
PDB Paritas Daya Beli (PPP) Lesotho 2015 - 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Menurut data International Monetary Fund (IMF), PDB Paritas Daya Beli (PPP) Lesotho pada tahun 2024 mencapai 6,25 unit, menunjukkan pertumbuhan tahunan sebesar 1,99% dibanding tahun 2023 yang sebesar 6,13 unit. Dibanding rata-rata pertumbuhan tiga tahun terakhir (2022-2024) yang sebesar 0,33%, pertumbuhan tahun 2024 lebih tinggi dan menunjukkan pemulihan dari kontraksi sebesar 2,53% pada tahun 2022. Namun, dibanding rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir (2020-2024) yang sebesar 0,98%, pertumbuhan 2024 masih berada di tingkat yang cukup sejalan dengan tren jangka menengah.

(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Peru 2015 - 2024)

Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Lesotho terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).

Dalam sepuluh tahun terakhir (2015-2024), pertumbuhan tertinggi PDB PPP Lesotho terjadi pada tahun 2018 sebesar 8,18%, yang didorong oleh peningkatan aktivitas ekonomi domestik dan perdagangan regional. Sementara itu, pertumbuhan terendah terjadi pada tahun 2020 turun 2,94% yang merupakan kontraksi; kata ini merujuk pada penurunan nilai PDB PPP dibanding tahun sebelumnya, yang disebabkan oleh dampak pandemi COVID-19 yang mengganggu rantai pasokan dan aktivitas ekonomi utama Lesotho.

Kondisi fluktuatif pertumbuhan PDB PPP Lesotho dalam sepuluh tahun terakhir ditandai dengan perubahan arah pertumbuhan setiap 2-3 tahun: periode 2015-2018 menunjukkan peningkatan berkelanjutan, 2019 mengalami perlambatan, 2020 kontraksi, 2021 pemulihan tajam, 2022 kontraksi lagi, dan 2023-2024 pertumbuhan stabil. Anomali terjadi pada tahun 2020 dan 2022 di mana pertumbuhan negatif muncul, yang tidak terjadi dalam periode 2015-2019 yang semuanya menunjukkan pertumbuhan positif.

(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Republik Niger 2015 - 2024)

Secara peringkat regional Afrika, Lesotho mengalami penurunan peringkat pada tahun 2024 menjadi peringkat 42, turun dari peringkat 41 pada tahun 2023. Peningkatan peringkat negara lain di wilayah Afrika yang memiliki pertumbuhan PDB PPP lebih tinggi menyebabkan Lesotho tergeser ke posisi yang lebih rendah dibanding tahun sebelumnya.

IMF memproyeksikan nilai PDB PPP Lesotho akan meningkat secara bertahap dari tahun 2025 hingga 2030, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 1,06% pada 2025, 2,3% pada 2026, dan mencapai 3,08% pada 2030. Proyeksi 2025 menunjukkan pertumbuhan yang lebih lambat dibanding tahun 2024, namun kondisi ekonomi diharapkan akan membaik secara bertahap pada tahun-tahun berikutnya dengan pertumbuhan yang stabil dan meningkat.

Dibandingkan negara lain di Afrika dengan pertumbuhan PDB PPP terbaik dalam tiga tahun terakhir, Lesotho berada jauh di belakang Malawi yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 25,95%. Secara peringkat nilai tahun 2024, Lesotho menempati posisi 42, sementara Sierra Leone menempati posisi teratas (peringkat 1) dengan pertumbuhan sebesar 19,19% dalam tiga tahun terakhir.

Data Populer

Loading...