Indonesia Impor Reaktor Nuklir Senilai US$ 10,31 Juta dari Portugal pada 2023

1
Agus Dwi Darmawan 13/03/2026 11:20 WIB
Image Loader
Memuat...
Produk Utama yang Diimpor Indonesia dari Portugal pada 2023
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Indonesia membukukan impor dengan Portugal senilai US$ 38,47 juta data per Desember 2023. Nilai tersebut naik 1,86% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat senilai US$ 37,77 juta.

Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Portugal, impor dalam 10 tahun terakhir menurun sangat tajam. Terendah impor Indonesia adalah US$ 33,7 juta dan untuk impor tertinggi di angka US$ 65,82 juta.

(Baca: Produk Utama yang Diekspor Indonesia ke Somalia. pada 2023)

Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Portugal, 46 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, dari negara ini terdapat 58 produk utama Indonesia yang diimpor setiap tahun. Artinya, ada ketergantungan cukup besar untuk produk-produk impor tersebut. Lainnya, sebagian besar produk merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain.

Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diimpor Indonesia dari Portugal. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.

  1. Reaktor nuklir, boiler, mesin, dan peralatan mekanik
  2. Masuk dalam kode HS 84, Reaktor nuklir, boiler, mesin, dan peralatan mekanik merupakan kelompok produk barang impor yang dikategorikan bersama dengan suku cadang. Impor produk ini dari Portugal berada di urutan pertama. Dari negara ini, Indonesia mengimpor US$ 10,31 juta. Nilai impor Reaktor nuklir, boiler, mesin, dan peralatan mekanik; suku cadang. ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 10.481 ribu.

  3. Mesin dan peralatan listrik serta suku cadangnya
  4. Di urutan kedua, impor Indonesia paling banyak adalah produk Mesin dan peralatan listrik serta suku cadangnya. Nilai impor dari Portugal pada 2023 tercatat US$ 7,11 juta. Angka ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 3.379 ribu.

  5. Pulpa dari kayu atau bahan selulosa berserat lainnya
  6. Produk lainnya, Indonesia banyak mengimpor Pulpa dari kayu atau bahan selulosa berserat lainnya dari Portugal. Nilai impor produk ini tercatat US$ 4,9 juta. Jumlah ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 3.341 ribu. Selain Portugal, Indonesia juga mengandalkan impor Pulpa dari kayu atau bahan selulosa berserat lainnya dari Amerika Serikat. Brasil. Kanada. Indonesia. dan Swedia. Selain negara utama tersebut, Indonesia tercatat mengimpor produk ini dari -4 negara lainnya.

  7. Pakaian dan aksesoris pakaian, rajutan atau crochet.
  8. (Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Makau 2015 - 2024)

    Di urutan ke keempat adalah, Indonesia banyak mengimpor Pakaian dan aksesoris pakaian, rajutan atau crochet. dari Portugal. Nilai impor produk ini tercatat senilai US$ 3,33 juta. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 3.761 ribu. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengimpor Pakaian dan aksesoris pakaian, rajutan atau crochet. dari -4 negara. Impor Pakaian dan aksesoris pakaian, rajutan atau crochet. dari negara ini merupakan yang terbesar. Negara lain yang masuk lima besar suplier produk impor ini ke Indonesia adalah China, Vietnam. Jerman. Italia. dan Turki..

  9. Sepatu, sepatu bot, dan sejenisnya
  10. Selain itu, Indonesia juga mengimpor US$ 1,61 juta Sepatu, sepatu bot, dan sejenisnya dari Portugal. Nilai impor produk ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 1.574 ribu. Indonesia melakukan impor produk ini berasal dari satu negara. Impor Sepatu, sepatu bot, dan sejenisnya dari Portugal tercatat merupakan yang terbesar. Negara lain yang masuk lima besar suplier produk impor ini ke Indonesia adalah China, Vietnam. Italia. Jerman. dan Belgia..

Data Populer

Loading...