Rata-rata luas penutupan luas lahan hutan dan non hutan di Indonesia saat ini sebesar 4.945,76 ribu ha data per 2023. Hanya sebagian kecil saja provinsi, kondisi saat ini terlihat lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Urutan pertama adalah Kalimantan Tengah, wilayah ini mencatatkan hingga 15,19 juta ha. Provinsi ini mencatatkan peningkatan 23,2 ribu ha dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Setelahnya Kalimantan Barat di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, luas penutupan luas lahan hutan dan non hutan di provinsi ini tumbuh 0,12%. Jumlah luas penutupan luas lahan hutan dan non hutan di provinsi ini dilaporkan 14,57 juta ha. Sedangkan untuk statistik tahunan jumlah luas penutupan luas lahan hutan dan non hutan terlihat naik 0,12% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 14,56 juta ha.
Berikutnya, luas penutupan luas lahan hutan dan non hutan di Kalimantan Timur turun 0,67% menjadi 12,58 juta ha dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, luas penutupan luas lahan hutan dan non hutan di Papua Selatan turun 0% menjadi 11,81 juta ha dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan Riau dengan luas penutupan luas lahan hutan dan non hutan 8851.8 ribu ha (naik 0,12%)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan luas penutupan luas lahan hutan dan non hutan dengan jumlah tertinggi:
- Kalimantan Tengah 15,19 juta ha
- Kalimantan Barat 14,57 juta ha
- Kalimantan Timur 12,58 juta ha
- Papua Selatan 11,81 juta ha
- Riau 8851.8 ribu ha
- Sumatera Selatan 8616.5 ribu ha
- Papua 8155.5 ribu ha
- Sumatera Utara 7076.9 ribu ha
- Kalimantan Utara 6959.2 ribu ha
- Sulawesi Tengah 6089.3 ribu ha