Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menghimpun data luas penutupan luas lahan hutan dan non hutan di seluruh provinsi Indonesia. Dari hasil pendataan, berikut ini adalah 10 provinsi yang paling banyak mendapatkan poin luas penutupan luas lahan hutan dan non hutan di tanah air.
Kalimantan Tengah berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mencatat jumlah luas penutupan luas lahan hutan dan non hutan sebanyak 15,19 juta ha. Perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 0,15% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Setelahnya Kalimantan Barat di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, luas penutupan luas lahan hutan dan non hutan di provinsi ini tumbuh 0,12%. Periode yang sama tahun sebelumnya luas penutupan luas lahan hutan dan non hutan di provinsi ini tercatat 14,56 juta ha.
Selanjutnya, luas penutupan luas lahan hutan dan non hutan di Kalimantan Timur turun 0,67% menjadi 12,58 juta ha dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, Papua Selatan dengan luas penutupan luas lahan hutan dan non hutan 11,81 juta ha (turun 0%) dan Riau dengan luas penutupan luas lahan hutan dan non hutan 8851.8 ribu ha (naik 0,12%)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan luas penutupan luas lahan hutan dan non hutan dengan jumlah tertinggi:
- Kalimantan Tengah 15,19 juta ha
- Kalimantan Barat 14,57 juta ha
- Kalimantan Timur 12,58 juta ha
- Papua Selatan 11,81 juta ha
- Riau 8851.8 ribu ha
- Sumatera Selatan 8616.5 ribu ha
- Papua 8155.5 ribu ha
- Sumatera Utara 7076.9 ribu ha
- Kalimantan Utara 6959.2 ribu ha
- Sulawesi Tengah 6089.3 ribu ha