- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) mencatat PDB Paritas Daya Beli Uganda tahun 2024 mencapai nilai 1237,95 unit. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 0,93% dibandingkan tahun 2023, setelah pada tahun sebelumnya mencatatkan pertumbuhan positif 2,07%. Nilai tahun 2024 ini mengakhiri pola pemulihan lambat setelah tiga tahun berturut-turut mengalami penurunan nilai.
(Baca: Data 2025: PDRB ADHB per Kapita Kabupaten Biak Numfor Rp.48 Juta)
Rata-rata pertumbuhan tiga tahun terakhir Uganda berada di angka 0,95% per tahun, sedangkan rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir hanya tercatat 0,09% per tahun. Hal ini membuktikan kinerja ekonomi periode tiga tahun terakhir jauh lebih baik dibandingkan lima tahun sebelumnya, yang sempat terjebak dalam fase penurunan nilai berturut-turut.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Uganda terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Kontraksi yang terjadi pada periode 2020 sampai 2022 adalah penurunan nilai PDB PPP secara berkelanjutan. Nilai turun dari titik tertinggi 1258,26 unit pada tahun 2019 menjadi titik terendah 1201,61 unit di tahun 2022. Penurunan terbesar terjadi pada tahun 2021 dengan kontraksi sebesar 3,04% yang menjadi anomali terburuk dalam kurun 10 tahun terakhir.
Dalam catatan 10 tahun historis, kenaikan tertinggi PDB PPP Uganda tercatat pada tahun 2016 dengan laju pertumbuhan 4,76%. Setelah titik tersebut pertumbuhan melambat drastis mendekati nol, sebelum akhirnya masuk fase penurunan selama tiga tahun akibat guncangan pandemi dan gejolak harga komoditas global.
(Baca: Anggaran Pendapatan Hibah di Jawa Timur | 2026)
Berdasarkan peringkat regional Afrika, posisi Uganda turun satu tingkat dari peringkat 3 pada tahun 2023 menjadi peringkat 4 tahun 2024. Penurunan peringkat ini terjadi karena Madagaskar berhasil mencatatkan pertumbuhan lebih tinggi dan mengambil alih posisi ketiga regional pada periode laporan yang sama.
IMF merilis proyeksi PDB PPP Uganda akan mengalami perbaikan kinerja mulai tahun 2025. Proyeksi menunjukkan laju pertumbuhan akan naik secara bertahap menjadi 2,42% pada 2025, dan terus meningkat hingga 2,84% pada tahun 2030. Jika proyeksi tercapai, nilai PDB PPP Uganda akan kembali melampaui rekor tertinggi yang pernah dicapai pada tahun 2019.
Dibandingkan negara lain di wilayah Afrika, laju pertumbuhan 0,93% Uganda tahun 2024 masih berada di bawah rata-rata regional. Kinerja ini masih kalah dibandingkan Madagaskar, Rwanda dan Nigeria yang masing-masing mencatatkan pertumbuhan PDB PPP di atas 1% pada periode tahun yang sama.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q4 2025) | 3.474,50 | +0.86 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17 | -0.03 | |
| Neraca perdagangan (Mar) | 3,32 | +160.82 | |
| Ekspor Migas (Mar) | 1,28 | +18.60 | |
| Impor Migas (Mar) | 3,17 | +58.74 | |
| Ekspor (Mar) | 22,53 | +1.62 | |
| Impor (Mar) | 19,21 | -8.08 | |
| Kunjungan Wisman (Feb) | 1,16 | -2.42 | |
| Inflasi yoy (Apr) | 2,42% | -1.06 | |
| Inflasi mom (Mar) | 0,41% | -0.27 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Apr) | 112,29 | +0.43 |