Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah pada tahun 2024 sebesar 223.275 rupiah. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 22,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 289.723 rupiah. Selisih pengeluaran dengan tahun sebelumnya mencapai minus 66.447 rupiah, menjadi penurunan terbesar dalam periode 7 tahun terakhir.
(Baca: Update Harga Emas Hari Ini Turun Menjadi Rp3,02 Juta)
Pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Lamandau mengalami fluktuasi selama periode 2018 hingga 2023. Tahun 2018, nilai pengeluaran berada di 168.523 rupiah, lalu naik menjadi 195.303 rupiah pada 2019 dengan pertumbuhan 15,9 persen. Tahun 2020, pengeluaran sedikit naik menjadi 206.733 rupiah dengan pertumbuhan 5,9 persen, sebelum turun menjadi 186.038 rupiah pada 2021 dengan penurunan 10 persen. Tahun 2022, pengeluaran kembali naik menjadi 227.753 rupiah dengan pertumbuhan 22,4 persen, dan mencapai pengeluaran tertinggi pada 2023 sebesar 289.723 rupiah dengan pertumbuhan 27,2 persen sebelum turun tajam pada 2024.
Berdasarkan data BPS, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di Kabupaten Lamandau pada tahun 2024 sebesar 338.188 rupiah. Pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi menyumbang sekitar 66 persen dari total pengeluaran aneka barang jasa tersebut. Dibandingkan dengan pengeluaran untuk rokok dan tembakau yang mencapai 279.181 rupiah per kapita sebulan, pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi lebih rendah sebesar 55.906 rupiah. Sementara itu, pengeluaran untuk perawatan dan kecantikan masing-masing sebesar 88.250 rupiah dan 46.001 rupiah, jauh lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi.
Badan Pusat Statistik (BPS) menempatkan Kabupaten Lamandau pada urutan ke-5 di antara 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah untuk pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024. Wilayah dengan pengeluaran tertinggi di provinsi ini adalah Kota Palangkaraya sebesar 300.357 rupiah, diikuti oleh Kabupaten Kota Waringin Barat (240.494 rupiah), Kabupaten Kota Waringin Timur (236.599 rupiah), dan Kabupaten Sukamara (226.874 rupiah). Di tingkat pulau Kalimantan, Kabupaten Lamandau berada di urutan ke-29, dan di tingkat nasional berada di urutan ke-167.
Beberapa kabupaten/kota di Kalimantan Tengah mengalami pertumbuhan pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024, berbeda dengan Kabupaten Lamandau yang turun. Kabupaten Kota Waringin Barat mengalami pertumbuhan 11 persen, Kabupaten Kota Waringin Timur 13,4 persen, dan Kabupaten Barito Timur 18,3 persen. Sementara itu, Kota Palangkaraya juga mengalami penurunan sedikit sebesar 3,6 persen, dan Kabupaten Sukamara turun 5,7 persen.
Kota Palangkaraya
(Baca: Rata-Rata Upah atau Gaji Bersih Sebulan Pekerja Formal Pengadaan Listrik dan Gas Periode 2015-2025)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Palangkaraya tahun 2024 sebesar 1.092.813 rupiah, naik sebesar 6,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 1.026.071 rupiah. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan di Kota Palangkaraya tahun 2024 sebesar 1.929.998 rupiah, turun sebesar 6,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Palangkaraya tahun 2024 sebesar 837.185 rupiah, naik sebesar 13,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kota Palangkaraya berada di urutan ke-1 untuk pengeluaran bukan makanan di Kalimantan Tengah, urutan ke-2 untuk pengeluaran total makanan dan bukan makanan, dan urutan ke-8 untuk pengeluaran makanan.
Kabupaten Kota Waringin Barat
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Kota Waringin Barat tahun 2024 sebesar 902.927 rupiah, naik sedikit sebesar 1,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 886.461 rupiah. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan di wilayah ini tahun 2024 sebesar 1.852.161 rupiah, turun sebesar 6,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Kota Waringin Barat tahun 2024 sebesar 949.234 rupiah, naik sebesar 13,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini berada di urutan ke-3 untuk pengeluaran bukan makanan, urutan ke-3 untuk pengeluaran total makanan dan bukan makanan, dan urutan ke-3 untuk pengeluaran makanan di Kalimantan Tengah.
Kabupaten Kota Waringin Timur
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Kota Waringin Timur tahun 2024 sebesar 831.751 rupiah, naik sebesar 33,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 623.616 rupiah. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan di wilayah ini tahun 2024 sebesar 1.730.443 rupiah, naik sebesar 9,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Kota Waringin Timur tahun 2024 sebesar 898.692 rupiah, naik sebesar 20,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini berada di urutan ke-4 untuk pengeluaran bukan makanan, urutan ke-5 untuk pengeluaran total makanan dan bukan makanan, dan urutan ke-5 untuk pengeluaran makanan di Kalimantan Tengah.
Kabupaten Sukamara
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Sukamara tahun 2024 sebesar 824.909 rupiah, turun sebesar 8,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 898.279 rupiah. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan di wilayah ini tahun 2024 sebesar 1.791.631 rupiah, turun sebesar 5,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Sukamara tahun 2024 sebesar 966.722 rupiah, turun sebesar 3,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini berada di urutan ke-5 untuk pengeluaran bukan makanan, urutan ke-4 untuk pengeluaran total makanan dan bukan makanan, dan urutan ke-2 untuk pengeluaran makanan di Kalimantan Tengah.