THR ASN Telah Dicairkan Rp11 Triliun, Ini Rinciannya
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan, hingga Selasa (10/3/2026) pukul 10.00 WIB, realisasi pencairan tunjangan hari raya (THR) untuk ASN dan TNI/Polri telah mencapai Rp11 triliun.
Ia mengklaim, penyaluran tersebut berjalan tanpa kendala. Jika terjadi keterlambatan, hal itu bukan disebabkan oleh ketersediaan anggaran pemerintah, namun bergantung pada pengajuan dari masing-masing instansi.
"Bukan uangnya (anggaran) enggak ada ya. Kadang-kadang kantornya belum minta ke kita," kata Purbaya dalam wawancara pers di kantor Kementerian Keuangan, Selasa (10/3/2026).
Berdasarkan data realisasi pembayaran melalui Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), dana tersebut telah diterima oleh 2.076.377 pegawai dan personel dari berbagai instansi pemerintah pusat.
Berikut rincian realisasi pembayaran THR ASN dan TNI/Polri per 10 Maret 2026 pukul 10.00 WIB:
- THR PNS: Rp6,12 triliun untuk 825.928 pegawai
- THR prajurit TNI: Rp2,23 triliun untuk 452.874 personel/pegawai
- THR anggota Polri: Rp1,84 triliun untuk 461.119 personel/pegawai
- THR PPPK: Rp752,82 miliar untuk 295.054 pegawai
- THR PPNPN (Pegawai Pemerintah Non-Pegawai Negeri): Rp153,42 miliar untuk 39.486 pegawai
Secara keseluruhan, THR telah dibayarkan kepada 8.279 satuan kerja kementerian/lembaga.
Adapun hingga 9 Maret 2026, THR untuk pensiunan telah terealisasikan sebesar Rp11,54 triliun untuk 3,61 juta pensiunan atau sekitar 94,63% dari total penerima.
(Baca: Pemerintah Siapkan Rp55 Triliun THR Lebaran 2026, Ini Penerimanya)