Polda Metro Jaya mencatat jumlah mobil barang di Papua Barat pada hari terakhir (28 Desember 2024) sebesar 20418 Unit. Selama periode Mei 2023 hingga Desember 2024, data menunjukkan pertumbuhan umumnya positif dengan kenaikan bertahap, meskipun ada beberapa hari yang mengalami penurunan kecil. Kenaikan tertinggi terjadi pada 17 September 2023 dengan pertumbuhan 0.68%, di mana jumlah mobil barang meningkat 133 Unit dari hari sebelumnya. Sementara itu, penurunan terendah terjadi pada 1 Februari 2024 dengan pertumbuhan -0.14%, yaitu penurunan 28 Unit dari hari sebelumnya. Rata-rata jumlah mobil barang selama 3 hari terakhir dan 5 hari terakhir sama dengan nilai hari terakhir, yaitu 20418 Unit, artinya tidak ada perubahan signifikan dibandingkan periode tersebut.
(Baca: Tenaga Kependidikan SD Perempuan Periode 2017-2024)
Untuk ranking, Papua Barat tetap berada di posisi 2 menurut pulau Papua selama seluruh periode data, menunjukkan jumlah mobil barangnya berada di urutan kedua di pulau tersebut. Sementara itu, ranking se-Indonesia untuk Papua Barat berkisar antara 28 hingga 33, dengan hari terakhir berada di posisi 30. Dibandingkan provinsi lain di pulau Papua, Papua Barat memiliki jumlah mobil barang yang lebih rendah dari provinsi teratas di pulau tersebut, namun lebih tinggi dari sebagian besar provinsi di wilayah lain Indonesia.
Kep. Riau
Kepulauan Riau menempati peringkat 9 di pulau Sumatera dan peringkat 27 se-Indonesia untuk jumlah mobil barang pada hari terakhir, dengan nilai sebesar 39335 Unit. Selama periode yang diamati, nilai jumlah mobil barang di Kep. Riau tetap stabil tanpa adanya perubahan dari hari sebelumnya maupun dua hari sebelumnya, dengan pertumbuhan 0% selama beberapa hari berturut-turut. Dibandingkan dengan Papua Barat yang berada di peringkat 30 se-Indonesia, Kep. Riau memiliki jumlah mobil barang yang hampir dua kali lipat lebih banyak, menunjukkan aktivitas logistik dan transportasi barang yang lebih tinggi di wilayah ini. Rata-rata jumlah mobil barang selama 3 hari terakhir dan 5 hari terakhir di Kep. Riau juga tetap 39335 Unit, menunjukkan kondisi yang konsisten tanpa adanya fluktuasi signifikan. Kondisi ini berbeda dengan Papua Barat yang pernah mengalami fluktuasi kecil pada beberapa hari sebelumnya, seperti penurunan pada 1 Februari 2024 dan kenaikan pada 17 September 2023.
Gorontalo
Gorontalo berada di peringkat 5 di pulau Sulawesi dan peringkat 29 se-Indonesia dengan jumlah mobil barang sebesar 32187 Unit pada hari terakhir. Seperti Kep. Riau, data di Gorontalo juga menunjukkan stabilitas total tanpa adanya perubahan dari hari sebelumnya atau dua hari sebelumnya, dengan pertumbuhan 0% selama periode tercatat. Dibandingkan dengan Papua Barat, jumlah mobil barang di Gorontalo lebih tinggi sebesar sekitar 11769 Unit, dan peringkatnya juga lebih baik (peringkat 29 dibanding 30 se-Indonesia). Rata-rata 3 hari dan 5 hari terakhir di Gorontalo juga tetap 32187 Unit, menunjukkan tidak ada perubahan dalam jumlah mobil barang di wilayah ini selama periode tersebut. Meskipun kedua wilayah memiliki stabilitas pada hari terakhir, Gorontalo memiliki jumlah mobil barang yang jauh lebih tinggi dibandingkan Papua Barat, yang menunjukkan aktivitas transportasi barang yang lebih ramai di wilayah ini dibandingkan Papua Barat.
(Baca: Harga Gula Pasir Lokal di Gorontalo Termahal Se-Indonesia (Selasa, 10 Maret 2026))
Kalimantan Utara
Kalimantan Utara menempati peringkat 5 di pulau Kalimantan dan peringkat 31 se-Indonesia dengan jumlah mobil barang sebesar 19752 Unit pada hari terakhir. Nilai ini lebih rendah dibandingkan Papua Barat yang memiliki 20418 Unit, sehingga peringkatnya juga lebih rendah (31 dibanding 30 se-Indonesia). Selama periode tercatat, jumlah mobil barang di Kalimantan Utara tetap stabil tanpa perubahan, dengan pertumbuhan 0% selama beberapa hari berturut-turut. Rata-rata 3 hari dan 5 hari terakhir di wilayah ini juga tetap 19752 Unit, menunjukkan kondisi yang konsisten. Meskipun peringkatnya lebih rendah dari Papua Barat, kedua wilayah ini memiliki jumlah mobil barang yang relatif dekat, dengan selisih hanya sekitar 666 Unit. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas transportasi barang di kedua wilayah memiliki perbedaan yang tidak terlalu signifikan, meskipun Papua Barat sedikit lebih unggul dalam jumlah mobil barang dan peringkat se-Indonesia.
Sulawesi Barat
Sulawesi Barat berada di peringkat 6 di pulau Sulawesi dan peringkat 32 se-Indonesia dengan jumlah mobil barang sebesar 17833 Unit pada hari terakhir. Nilai ini lebih rendah dibandingkan Papua Barat (20418 Unit) dan peringkatnya juga lebih rendah (32 dibanding 30 se-Indonesia). Seperti provinsi lain dalam data perbandingan, jumlah mobil barang di Sulawesi Barat tetap stabil tanpa perubahan dari hari sebelumnya atau dua hari sebelumnya, dengan pertumbuhan 0% selama periode tercatat. Rata-rata 3 hari dan 5 hari terakhir di wilayah ini juga tetap 17833 Unit, menunjukkan tidak ada fluktuasi dalam jumlah mobil barang. Selisih jumlah mobil barang antara Sulawesi Barat dan Papua Barat sebesar sekitar 2585 Unit, yang menunjukkan aktivitas transportasi barang yang lebih tinggi di Papua Barat dibandingkan Sulawesi Barat. Meskipun berada di peringkat lebih rendah di pulau Sulawesi dibandingkan Gorontalo, Sulawesi Barat masih memiliki jumlah mobil barang yang cukup signifikan untuk mendukung aktivitas ekonomi di wilayahnya.
Maluku
Maluku menempati peringkat 1 di pulau Maluku dan peringkat 33 se-Indonesia dengan jumlah mobil barang sebesar 16408 Unit pada hari terakhir. Nilai ini adalah yang terendah di antara semua provinsi dalam data perbandingan, dan peringkatnya juga terendah se-Indonesia dibandingkan provinsi lain yang dicatat. Dibandingkan dengan Papua Barat, jumlah mobil barang di Maluku lebih rendah sebesar sekitar 4010 Unit, dan peringkatnya lebih rendah (33 dibanding 30 se-Indonesia). Selama periode tercatat, jumlah mobil barang di Maluku tetap stabil tanpa perubahan, dengan pertumbuhan 0% selama beberapa hari berturut-turut. Rata-rata 3 hari dan 5 hari terakhir di wilayah ini juga tetap 16408 Unit, menunjukkan kondisi yang konsisten tanpa adanya fluktuasi. Meskipun berada di peringkat teratas di pulau Maluku, jumlah mobil barang di Maluku masih jauh lebih rendah dibandingkan Papua Barat dan provinsi lain dalam data perbandingan, yang menunjukkan aktivitas transportasi barang yang lebih rendah di wilayah ini dibandingkan provinsi lain yang dicatat.