Emiten pemilik jaringan kedai kopi Fore Coffee, PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE), mencetak laba yang dapat diatribusikan ke entitas induk sebesar Rp90,13 miliar pada 2025.
Laba bersih ini melesat sekitar 55% dibanding capaian tahun sebelumnya (year-on-year/yoy) yang sebesar Rp58,22 miliar.
Peningkatan laba ini ditopang penjualan bersih FORE yang tumbuh 44% (yoy) menjadi Rp1,5 triliun pada 2025.
Kenaikan pendapatan terjadi di seluruh lini bisnis FORE. Pada 2025, hasil penjualan minuman Fore Coffee naik 42% (yoy) menjadi Rp1,56 triliun.
Lalu penjualan makanan melonjak 56% (yoy) menjadi Rp169,97 miliar, dan penjualan lainnya naik 72% (yoy) menjadi Rp8,08 miliar.
Nilai diskon penjualan dan potongan lainnya yang diberikan Fore Coffee pada 2025 juga naik 36% menjadi Rp237,81 miliar.
Kemudian beban pokok penjualan mereka naik 42% (yoy) menjadi Rp572,82 miliar pada 2025.
Sampai akhir 2025, Fore Coffee tercatat memiliki 316 kedai kopi dan 2 gerai donat di Indonesia, serta 4 kedai kopi di Singapura.
FORE memiliki total aset senilai Rp1,16 triliun pada 2025, nilainya melonjak 81% (yoy).
(Baca: Naik 8%, Alfamart Kantongi Laba Rp3,41 Triliun pada 2025)