Indeks Obligasi Indonesia Naik 12% pada 2025, Tertinggi Dalam 5 Tahun Terakhir
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Pasar obligasi di Indonesia mencetak kinerja positif pada tahun 2025. Hal ini terlihat dari naiknya Indonesia Bond Indexes atau INDOBeX.
INDOBex merupakan indikator untuk mengukur pergerakan harga ataupun imbal hasil (yield) obligasi.
INDOBeX mencakup seluruh obligasi atau surat utang dalam mata uang rupiah yang diterbitkan pemerintah dan korporasi di Indonesia, baik yang berupa obligasi konvensional maupun sukuk yang memenuhi kriteria tertentu.
Per tanggal 31 Desember 2025, INDOBeX terdiri dari 629 seri obligasi dan sukuk dengan kapitalisasi pasar senilai Rp5.947,33 trilliun.
(Baca: Ini Rincian Utang Pemerintah dalam Bentuk Obligasi)
Pada akhir 2025, indeks obligasi komposit Indonesia, yang disebut INDOBeX Composite atau Indonesia Composite Bond Index (ICBI) kategori Total Return (TR), berada di level 441,43; naik 12,40% dibanding posisi akhir tahun sebelumnya (year-to-date/ytd).
Artinya, tingkat pengembalian keseluruhan obligasi di Indonesia secara umum meningkat 12,40% (ytd).
Jika diperinci berdasarkan pihak penerbit, indeks obligasi yang diterbitkan pemerintah atau INDOBeX Government Total Return pada akhir 2025 berada di level 431,32; naik 12,41% (ytd).
Kemudian indeks obligasi yang diterbitkan korporasi atau INDOBeX Corporate Total Return pada akhir 2025 berada di level 511,21; meningkat 12,17% (ytd).
Dengan demikian, investor yang berinvestasi di pasar obligasi Indonesia secara umum meraih keuntungan sekitar 12% sepanjang tahun 2025.
Kenaikan tingkat pengembalian obligasi pada 2025 ini merupakan yang tertinggi dalam 5 tahun terakhir.
Persentase keuntungan tersebut juga jauh di atas inflasi tahun 2025 yang lajunya 2,92% (ytd); lebih tinggi dari suku bunga acuan Bank Indonesia yang nilainya 4,75% (Desember 2025); maupun suku bunga deposito tenor 12 bulan di bank umum yang nilainya 4,82% (November 2025).
Berikut rincian kenaikan indeks obligasi komposit (INDOBeX Composite/ICBI) dalam 5 tahun terakhir:
- 2021: 5,91% (ytd)
- 2022: 3,60% (ytd)
- 2023: 8,53% (ytd)
- 2024: 4,93% (ytd)
- 2025: 12,40% (ytd)
Berikutnya, ini kenaikan indeks obligasi yang diterbitkan pemerintah (INDOBeX Government Total Return) dalam 5 tahun terakhir:
- 2021: 5,52% (ytd)
- 2022: 3,40% (ytd)
- 2023: 8,72% (ytd)
- 2024: 4,64% (ytd)
- 2025: 12,41% (ytd)
Kemudian ini kenaikan indeks obligasi yang diterbitkan korporasi atau (INDOBeX Corporate Total Return) dalam 5 tahun terakhir:
- 2021: 5,91% (ytd)
- 2022: 3,60% (ytd)
- 2023: 8,53% (ytd)
- 2024: 4,93% (ytd)
- 2025: 12,17% (ytd)
(Baca: Dolar AS Menguat di Hadapan Rupiah, Kini Hampir Rp17.000)