Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan nilai PDRB ADHB Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Sepeda Motor Kalimantan Tengah pada kuartal kedua 2025 mencapai 7445.53 Rp miliar. Dibandingkan rata-rata tiga kuartal sebelumnya (7329.2 Rp miliar), nilai ini mengalami kenaikan sebesar 1.59%. Sementara dibandingkan rata-rata lima kuartal terakhir (7051.45 Rp miliar), terjadi peningkatan sebesar 5.59%. Pertumbuhan kuartal ini sebesar 2.49%, lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan tiga kuartal sebelumnya (3.12%) dan lima kuartal sebelumnya (2.87%). Kenaikan tertinggi dalam data historis terjadi pada kuartal pertama 2021 dengan pertumbuhan 7.86%, sedangkan penurunan terendah terjadi pada kuartal kedua 2020 dengan pertumbuhan -4.04%. Ranking Kalimantan Tengah di pulau Kalimantan tetap pada posisi ke-4, sama seperti kuartal sebelumnya, dan peringkat seindonesia berada di posisi ke-18.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sumatera Selatan 2015 - 2024)
Aceh
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai PDRB ADHB Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Sepeda Motor Aceh pada kuartal kedua 2025 mencapai 9646.38 Rp miliar. Nilai ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 0.67% dibandingkan kuartal sebelumnya, dengan selisih kenaikan sebesar 63.74 Rp miliar. Rata-rata nilai tiga kuartal sebelumnya Aceh adalah 9590.72 Rp miliar, sehingga nilai kuartal kedua 2025 berada di atas rata-rata tersebut. Ranking Aceh di pulau Sumatera berada di posisi ke-7, dan peringkat seindonesia berada di posisi ke-15. Dibandingkan Kalimantan Tengah, nilai PDRB ADHB Aceh lebih tinggi sebesar 2199.85 Rp miliar, namun pertumbuhannya jauh lebih rendah. Nilai dua kuartal sebelumnya Aceh mencapai 9673.31 Rp miliar, yang sedikit lebih tinggi dari nilai kuartal kedua 2025, menunjukkan bahwa pertumbuhan Aceh dalam dua kuartal terakhir mengalami perlambatan yang cukup signifikan.
Kepulauan Riau
Kepulauan Riau mencatat nilai PDRB ADHB Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Sepeda Motor pada kuartal kedua 2025 sebesar 9028.83 Rp miliar, dengan pertumbuhan sebesar 4.18% dibandingkan kuartal sebelumnya. Selisih kenaikan nilai dibandingkan kuartal sebelumnya mencapai 362.24 Rp miliar, yang menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan Aceh. Rata-rata nilai tiga kuartal sebelumnya Kepulauan Riau adalah 8757.6 Rp miliar, sehingga nilai kuartal kedua 2025 berada di atas rata-rata tersebut. Ranking Kepulauan Riau di pulau Sumatera berada di posisi ke-8, dan peringkat seindonesia berada di posisi ke-16. Dibandingkan Kalimantan Tengah, nilai PDRB ADHB Kepulauan Riau lebih tinggi sebesar 1583.3 Rp miliar, dan pertumbuhannya juga lebih tinggi sebesar 1.69 persen poin. Nilai dua kuartal sebelumnya Kepulauan Riau adalah 8476.47 Rp miliar, yang jauh lebih rendah dari nilai kuartal kedua 2025, menunjukkan bahwa pertumbuhan Kepulauan Riau dalam dua kuartal terakhir cukup konsisten dan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan nilai PDRB ADHB sektor ini.
Kalimantan Selatan
Kalimantan Selatan mencatat nilai PDRB ADHB Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Sepeda Motor pada kuartal kedua 2025 sebesar 7847.21 Rp miliar, dengan pertumbuhan sebesar 7.3% dibandingkan kuartal sebelumnya. Selisih kenaikan nilai dibandingkan kuartal sebelumnya mencapai 533.64 Rp miliar, yang merupakan selisih terbesar di antara provinsi perbandingan. Rata-rata nilai tiga kuartal sebelumnya Kalimantan Selatan adalah 7547.5 Rp miliar, sehingga nilai kuartal kedua 2025 berada di atas rata-rata tersebut. Ranking Kalimantan Selatan di pulau Kalimantan berada di posisi ke-3, satu peringkat di atas Kalimantan Tengah, dan peringkat seindonesia berada di posisi ke-17. Dibandingkan Kalimantan Tengah, nilai PDRB ADHB Kalimantan Selatan lebih tinggi sebesar 401.68 Rp miliar, dan pertumbuhannya juga jauh lebih tinggi sebesar 4.81 persen poin. Nilai dua kuartal sebelumnya Kalimantan Selatan adalah 7327.11 Rp miliar, yang lebih rendah dari nilai kuartal kedua 2025, menunjukkan bahwa pertumbuhan Kalimantan Selatan dalam dua kuartal terakhir sangat signifikan dan menjadi salah satu provinsi dengan pertumbuhan tertinggi di pulau Kalimantan.
(Baca: PDRB ADHB Sektor Angkutan Udara Periode 2013-2024)
Bali
Bali mencatat nilai PDRB ADHB Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Sepeda Motor pada kuartal kedua 2025 sebesar 7068.15 Rp miliar, dengan pertumbuhan sebesar 7.88% dibandingkan kuartal sebelumnya. Selisih kenaikan nilai dibandingkan kuartal sebelumnya mencapai 516.28 Rp miliar, yang merupakan selisih kedua terbesar di antara provinsi perbandingan. Rata-rata nilai tiga kuartal sebelumnya Bali adalah 6790.2 Rp miliar, sehingga nilai kuartal kedua 2025 berada di atas rata-rata tersebut. Ranking Bali di pulau Nusa Tenggara dan Bali berada di posisi ke-1, dan peringkat seindonesia berada di posisi ke-19. Dibandingkan Kalimantan Tengah, nilai PDRB ADHB Bali lebih rendah sebesar 377.38 Rp miliar, namun pertumbuhannya jauh lebih tinggi sebesar 5.39 persen poin. Nilai dua kuartal sebelumnya Bali adalah 7045.54 Rp miliar, yang sedikit lebih rendah dari nilai kuartal kedua 2025, menunjukkan bahwa pertumbuhan Bali dalam dua kuartal terakhir cukup stabil dan tinggi, didorong oleh sektor pariwisata yang mulai pulih secara signifikan.
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Barat mencatat nilai PDRB ADHB Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Sepeda Motor pada kuartal kedua 2025 sebesar 6999.04 Rp miliar, dengan pertumbuhan sebesar 7.89% dibandingkan kuartal sebelumnya. Selisih kenaikan nilai dibandingkan kuartal sebelumnya mencapai 511.88 Rp miliar, yang merupakan selisih ketiga terbesar di antara provinsi perbandingan. Rata-rata nilai tiga kuartal sebelumnya Nusa Tenggara Barat adalah 6650.4 Rp miliar, sehingga nilai kuartal kedua 2025 berada di atas rata-rata tersebut. Ranking Nusa Tenggara Barat di pulau Nusa Tenggara dan Bali berada di posisi ke-2, dan peringkat seindonesia berada di posisi ke-20. Dibandingkan Kalimantan Tengah, nilai PDRB ADHB Nusa Tenggara Barat lebih rendah sebesar 446.49 Rp miliar, namun pertumbuhannya jauh lebih tinggi sebesar 5.4 persen poin. Nilai dua kuartal sebelumnya Nusa Tenggara Barat adalah 6487.3 Rp miliar, yang jauh lebih rendah dari nilai kuartal kedua 2025, menunjukkan bahwa pertumbuhan Nusa Tenggara Barat dalam dua kuartal terakhir sangat signifikan dan menjadi salah satu provinsi dengan pertumbuhan tertinggi di wilayah Nusa Tenggara dan Bali.
Sulawesi Utara
Sulawesi Utara mencatat nilai PDRB ADHB Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Sepeda Motor pada kuartal kedua 2025 sebesar 6841.52 Rp miliar, dengan pertumbuhan sebesar 5.48% dibandingkan kuartal sebelumnya. Selisih kenaikan nilai dibandingkan kuartal sebelumnya mencapai 355.3 Rp miliar, yang menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Rata-rata nilai tiga kuartal sebelumnya Sulawesi Utara adalah 6600.2 Rp miliar, sehingga nilai kuartal kedua 2025 berada di atas rata-rata tersebut. Ranking Sulawesi Utara di pulau Sulawesi berada di posisi ke-2, dan peringkat seindonesia berada di posisi ke-21. Dibandingkan Kalimantan Tengah, nilai PDRB ADHB Sulawesi Utara lebih rendah sebesar 604.01 Rp miliar, namun pertumbuhannya lebih tinggi sebesar 2.99 persen poin. Nilai dua kuartal sebelumnya Sulawesi Utara adalah 7061.13 Rp miliar, yang sedikit lebih tinggi dari nilai kuartal kedua 2025, menunjukkan bahwa pertumbuhan Sulawesi Utara dalam dua kuartal terakhir mengalami perlambatan namun tetap positif, didukung oleh sektor perdagangan yang terus berkembang di wilayah ini.