Statistik data Covid-19 di Afrika minggu ini sebagian besar negara sudah mencatatkan penurunan angka kematian, berbanding terbalik dengan kondisi sebelumnya di mana angka kematian masih terus terjadi. Pekan ini, sembilan negara masih mencatatkan penambahan kematian dan 28 negara lainnya mencatatkan kematian namun dengan jumlah yang lebih kecil.
Secara persentase, lima negara teratas dengan penambahan kematian tertinggi yakni Tunisia, Guinea-Bissau, Republik Niger, Seychelles dan Guinea. Total kematian di lima negara tersebut per Jumat, 04 Februari 2022 sebanyak 391 jiwa dengan pertumbuhan mingguan di atas 66,67 persen.
Tunisia mencatatkan penambahan kematian tertinggi di Afrika dengan pertumbuhan mingguan mencapai 102,22 persen. Di negara ini, Worldmeter mencatat jumlah kematian sebanyak 364 jiwa naik 36,84 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Setelahnya Guinea-Bissau di urutan kedua. Dibandingkan pekan sebelumnya, kematian di negara ini tumbuh 100 persen. Jumlah kematian di negara ini dilaporkan sebanyak dua jiwa sedang untuk pekan sebelumnya tercatat satu jiwa.
Masih diurutan lima tertinggi negara lainnya adalah, Republik Niger dengan kematian empat jiwa (naik 100%), Seychelles dengan kematian 11 jiwa (naik 83,33%) dan kematian di Guinea naik 66,67%.
Sedangkan bila dilihat dari jumlah laporan kematian, angka kematian tujuh hari terakhir tertinggi di Afrika terjadi di Afrika Selatan dengan 894 kematian. Laporan kematian di negara ini naik 11,06% dibandingkan pekan lalu. Selanjutnya dari jumlah yang terbesar Tunisia dengan kematian 364 jiwa (naik 102,22%), kematian di Mesir tercatat 284 jiwa naik 20,34%, Maroko dengan kematian 245 jiwa (naik 9,87%) dan Aljazair dengan kematian 79 jiwa (turun 8,14%).
Total kematian di Afrika selama tujuh hari terakhir tercatat 2.330 jiwa. Angka ini mencakup 3,33 persen kematian secara global yang diakibatkan oleh virus Covid-19 dengan jumlah mencapai 70.044 jiwa. Angka kematian di Afrika tercatat naik dibandingkan akumulasi tujuh hari sebelumnya dengan jumlah 2.257 jiwa.