Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase kemiskinan di Kabupaten Bulungan pada 2024 sebesar 8,76%, sedikit menurun dari 8,99% pada tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin tercatat 11.950 jiwa dari total 168.116 jiwa penduduk.
Perkembangan kemiskinan di Bulungan menunjukkan penurunan 1,97% dalam jumlah penduduk miskin dan penurunan 2,56% dalam persentase penduduk miskin. Dibandingkan kabupaten lain di Kalimantan Utara, Bulungan berada di urutan menengah dalam persentase kemiskinan.
(Baca: Statistik Persentase Penduduk Miskin di Kabupaten Konawe 2016-2025)
Secara historis, persentase kemiskinan tertinggi di Bulungan terjadi pada 2006, yaitu 22,76%. Angka terendah tercatat pada 2015, yakni 8,5%. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada 2006 dengan 10,92%, dan pertumbuhan terendah pada 2015 dengan -28,39%. Saat ini, persentase kemiskinan berada di urutan ke-276 se-Indonesia, menunjukkan pergeseran dari urutan ke-282 pada tahun sebelumnya. Rata-rata persentase kemiskinan dalam tiga tahun terakhir adalah 9,36%, sedangkan dalam lima tahun terakhir adalah 9,12%.
Jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Kalimantan Utara, Kabupaten Bulungan memiliki persentase kemiskinan yang lebih tinggi dari Kota Tarakan (5,56%), Kabupaten Nunukan (5,73%) dan Kabupaten Malinau (6,94%).
Kabupaten Malinau
Kabupaten Malinau memiliki persentase kemiskinan 6,94%, menempatkannya di urutan ke-352 se-Indonesia. Jumlah penduduk miskin tercatat 6.450 jiwa, dengan pertumbuhan 8,4%. Jumlah penduduknya 86.471 jiwa. Garis kemiskinan di angka 791 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita tercatat 210,43 juta rupiah per tahun. Pertumbuhan jumlah penduduk miskin lebih tinggi dibandingkan Bulungan, namun persentase kemiskinan lebih rendah. Garis kemiskinan juga lebih tinggi.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Solok | 2004 - 2024)
Kabupaten Nunukan
Dengan persentase kemiskinan 5,73%, Kabupaten Nunukan menduduki peringkat ke-412 secara nasional. Jumlah penduduk miskin mencapai 12.610 jiwa, mengalami pertumbuhan 6,14%. Jumlah penduduknya tercatat 223.922 jiwa. Garis kemiskinan berada pada angka 597 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita 192,21 juta rupiah per tahun. Pertumbuhan penduduk miskin lebih besar dibandingkan Bulungan.
Kota Tarakan
Kota Tarakan memiliki persentase kemiskinan 5,56%, menempatkannya pada urutan ke-422 di Indonesia. Jumlah penduduk miskinnya mencapai 15.320 jiwa, mengalami penurunan sebesar 7,1%. Jumlah penduduk Tarakan 252.924 jiwa. Garis kemiskinan di angka 855 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita mencapai 221,39 juta rupiah per tahun. Penurunan jumlah penduduk miskin terjadi signifikan, didukung oleh pendapatan per kapita yang lebih tinggi dibandingkan Bulungan.