Virus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di dunia semakin menyebar dan telah mencapai 5,45 juta kasus pada Kamis, 03 November 2022. Berdasarkan data GISAID, Seychelles tercatat memiliki penambahan kasus Omicron terbanyak, yaitu 608 kasus. Jumlah total kasus varian Omicron di Seychelles saat ini setara dengan 0,01 persen dari total kasus di dunia.
(Baca: Kematian karena Covid-19 di Afrika Seminggu 63 Jiwa, Tertinggi di Afrika Selatan)
Menyusul Arab Saudi dengan pertumbuhan kasus Omicron secara mingguan mencapai 23,26 persen. Jumlah penambahan kasus Omicron di negara ini dilaporkan 159 jiwa. Sedangkan untuk statistik harian jumlah penambahan kasus Omicron terlihat naik 10,42 persen dibanding hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 144 jiwa.
Berikutnya, penambahan kasus Omicron di Filipina naik 18,89 persen menjadi 10.720 kasus dibandingkan pekan sebelumnya, penambahan kasus Omicron di Peru naik 6,38 persen menjadi 19.772 kasus dibandingkan pekan sebelumnya dan Guatemala dengan penambahan kasus Omicron 1.189 kasus (naik 5,22%)
(Baca: Update Omicron : Total di Indonesia Ada 25.299 Kasus (Rabu, 02 November 2022))
Sementara untuk penambahan kasus Omicron di Indonesia, hingga data kemarin tercatat ada 25.320 kasus atau naik 0,08 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sejak pertama kali termonitor, Omicron di Indonesia terus bergerak naik.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau semua pihak untuk tetap waspada menghadapi lonjakan kasus Omicron di seluruh dunia tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.