Pew Research Center menyurvei tingkat keyakinan publik Amerika Serikat (AS) terhadap kualitas yang harus dimiliki seorang presiden, utamanya terhadap Presiden Donald Trump.
Pada survei yang digelar Januari 2026 itu, mayoritas publik atau lebih dari 50% justru menilai seluruh indikator kualitas itu tidak terlalu dimiliki oleh Trump.
Indikator ini meliputi kemampuan memimpin, kebugaran mental, kesehatan fisik, memilih penasihat yang baik, menghormati nilai demokrasi, hingga bertindak etis dalam jabatan. Etika dalam bekerja menjadi indikator paling rendah dipercayai publik.
"Warga Amerika mengungkapkan tingkat keyakinan paling rendah terhadap Trump dalam hal bertindak secara etis di jabatannya. Hanya 21% yang sangat atau cukup yakin ia melakukan hal tersebut, sementara 60% menyatakan sedikit atau tidak sama sekali yakin," tulis periset pada 29 Januari 2026.
(Baca: Dari Bush hingga Trump, AS Telah Mengebom 10 Negara sejak 2001)
Berikut rincian hasil survei Pew Research Center terhadap keyakinan responden AS terhadap kualitas presiden yang dimiliki Donald Trump:
- Memiliki keterampilan kepemimpinan untuk menjalankan jabatan
Sangat yakin: 34%
Cukup yakin: 14%
Tidak terlalu/sama sekali tidak: 51%
- Memiliki kebugaran mental untuk menjalankan jabatan
Sangat yakin: 32%
Cukup yakin: 16%
Tidak terlalu/sama sekali tidak: 52%
- Memiliki kebugaran fisik untuk menjalankan jabatan
Sangat yakin: 28%
Cukup yakin: 22%
Tidak terlalu/sama sekali tidak: 50%
- Memilih penasihat yang baik
Sangat yakin: 25%
Cukup yakin: 18%
Tidak terlalu/sama sekali tidak: 57%
- Menghormati nilai-nilai demokrasi negara
Sangat yakin: 25%
Cukup yakin: 15%
Tidak terlalu/sama sekali tidak: 59%
- Bertindak secara etis dalam jabatan
Sangat yakin: 21%
Cukup yakin: 18%
Tidak terlalu/sama sekali tidak: 60%
Data survei berasal dari Wave 185 American Trends Panel (ATP), panel representatif nasional Pew Research Center yang terdiri atas orang dewasa AS yang dipilih secara acak. Survei dilakukan pada 20–26 Januari 2026.
Sebanyak 8.512 panelis merespons dari 9.302 yang dijadikan sampel, dengan tingkat respons survei sebesar 92%. Margin kesalahan pengambilan total sampel yang merespons, yakni plus atau minus 1,4 poin persentase.
(Baca: Rating Trump Merosot Setelah AS Serang Iran, Ini Tren Setahun Terakhir)