Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Anggaran Lain-Lain PAD yang Sah Kota Cirebon tahun 2025 mencapai 39.49 Rp Miliar, dengan pertumbuhan 45.99% dibanding tahun sebelumnya. Nilai ini jauh lebih rendah dibanding rata-rata tiga tahun terakhir (2022-2024) yang mencapai sekitar 218.62 Rp Miliar, serta rata-rata lima tahun terakhir (2020-2024) sebesar 250.36 Rp Miliar. Kenaikan tertinggi pertumbuhan terjadi pada tahun 2023 sebesar 6.37%, sedangkan penurunan terendah terjadi pada tahun 2024 dengan pertumbuhan negatif 91.21%. Ranking Kota Cirebon di pulau Jawa tahun 2025 adalah 37, naik 31 peringkat dari tahun 2024, sedangkan ranking seindonesia berada di posisi 186, naik 129 peringkat dari tahun sebelumnya.
(Baca: Persentase Pengangguran 2024 di Kota Pontianak 8,29%)
Dibandingkan dengan daerah lain di seluruh Indonesia, Anggaran Lain-Lain PAD Kota Cirebon tahun 2025 sebesar 39.49 Rp Miliar berada di bawah Kabupaten Mempawah (41.96 Rp Miliar) dan Kota Pontianak (40.08 Rp Miliar), namun di atas Kabupaten Ende (38.24 Rp Miliar). Ranking seindonesia Kota Cirebon di posisi 186 lebih baik dari Kabupaten Ende (189) dan Kabupaten Luwu Timur (188), namun lebih buruk dari Kabupaten Mempawah (183) dan Kota Tidore Kepulauan (187). Pertumbuhan Kota Cirebon sebesar 45.99% menjadi yang tertinggi di antara daerah perbandingan, jauh melampaui pertumbuhan positif lainnya seperti Kota Tidore Kepulauan (3.38%) dan Kabupaten Ende (5.34%), serta mengatasi penurunan besar di beberapa daerah seperti Kabupaten Indragiri Hilir (-72.45%) dan Kota Pontianak (-68.07%).
Kabupaten Mempawah
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Anggaran Lain-Lain PAD yang Sah Kabupaten Mempawah tahun 2025 mencapai 41.96 Rp Miliar, dengan pertumbuhan 19.54% dibanding tahun sebelumnya. Nilai ini menjadi yang tertinggi di antara daerah perbandingan, melebihi Kota Pontianak (40.08 Rp Miliar) dan Kota Tidore Kepulauan (39.16 Rp Miliar). Rata-rata nilai tiga tahun terakhir (2023-2025) Kabupaten Mempawah mencapai sekitar 37.97 Rp Miliar, dengan pertumbuhan yang konsisten positif selama dua tahun terakhir. Ranking seindonesia Kabupaten Mempawah tahun 2025 adalah 183, yang lebih baik dari semua daerah lain dalam perbandingan. Di pulau Kalimantan, Kabupaten Mempawah menempati ranking ke-35, menunjukkan posisi yang cukup stabil dibandingkan daerah lain di pulau tersebut. Selisih nilai dengan tahun sebelumnya sebesar 6.86 Rp Miliar, yang menunjukkan kenaikan yang signifikan dibanding tahun 2024.
Kabupaten Indragiri Hilir
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Anggaran Lain-Lain PAD yang Sah Kabupaten Indragiri Hilir tahun 2025 mencapai 41.5 Rp Miliar, dengan penurunan pertumbuhan sebesar 72.45% dibanding tahun sebelumnya. Nilai ini hampir sama dengan Kabupaten Mempawah, namun pertumbuhannya menjadi yang terendah di antara semua daerah perbandingan. Rata-rata nilai tiga tahun terakhir (2023-2025) mencapai sekitar 98.44 Rp Miliar, namun terjadi penurunan tajam pada tahun 2025 yang membuat nilai turun jauh dari rata-rata tersebut. Selisih nilai dengan tahun sebelumnya turun 109.15 Rp Miliar, yang menunjukkan penurunan yang sangat besar dibanding tahun 2024. Ranking seindonesia Kabupaten Indragiri Hilir tahun 2025 adalah 184, sedangkan di pulau Sumatera menempati ranking ke-64, yang menunjukkan posisi yang jauh lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya akibat penurunan nilai yang besar.
Kota Pontianak
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Pulau Taliabu Periode 2015 - 2024)
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Anggaran Lain-Lain PAD yang Sah Kota Pontianak tahun 2025 mencapai 40.08 Rp Miliar, dengan penurunan pertumbuhan sebesar 68.07% dibanding tahun sebelumnya. Nilai ini berada di bawah Kabupaten Mempawah tapi di atas Kota Tidore Kepulauan. Rata-rata nilai tiga tahun terakhir (2023-2025) mencapai sekitar 83.88 Rp Miliar, dengan penurunan signifikan pada tahun 2025 yang membuat nilai jauh di bawah rata-rata tersebut. Selisih nilai dengan tahun sebelumnya turun 85.43 Rp Miliar, yang menunjukkan penurunan yang besar dibanding tahun 2024. Ranking seindonesia Kota Pontianak tahun 2025 adalah 185, sedangkan di pulau Kalimantan menempati ranking ke-36, yang sedikit lebih rendah dari Kabupaten Mempawah, menunjukkan posisi yang masih cukup baik di pulau tersebut meskipun terjadi penurunan nilai.
Kota Tidore Kepulauan
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Anggaran Lain-Lain PAD yang Sah Kota Tidore Kepulauan tahun 2025 mencapai 39.16 Rp Miliar, dengan pertumbuhan 3.38% dibanding tahun sebelumnya. Nilai ini berada di bawah Kota Pontianak tapi di atas Kabupaten Luwu Timur. Rata-rata nilai tiga tahun terakhir (2023-2025) mencapai sekitar 38.04 Rp Miliar, dengan pertumbuhan yang stabil dan sedikit selama dua tahun terakhir. Selisih nilai dengan tahun sebelumnya sebesar 1.28 Rp Miliar, yang menunjukkan kenaikan yang sedikit dibanding tahun 2024. Ranking seindonesia Kota Tidore Kepulauan tahun 2025 adalah 187, sedangkan di pulau Maluku menempati ranking ke-4, yang menunjukkan posisi yang sangat baik di pulau tersebut, menjadi salah satu daerah dengan nilai Anggaran Lain-Lain PAD tertinggi di Maluku.
Kabupaten Luwu Timur
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Anggaran Lain-Lain PAD yang Sah Kabupaten Luwu Timur tahun 2025 mencapai 39.06 Rp Miliar, dengan penurunan pertumbuhan sebesar 69.29% dibanding tahun sebelumnya. Nilai ini berada di bawah Kota Tidore Kepulauan tapi di atas Kabupaten Ende. Rata-rata nilai tiga tahun terakhir (2023-2025) mencapai sekitar 80.66 Rp Miliar, dengan penurunan tajam pada tahun 2025 yang membuat nilai jauh di bawah rata-rata tersebut. Selisih nilai dengan tahun sebelumnya turun 88.13 Rp Miliar, yang menunjukkan penurunan yang besar dibanding tahun 2024. Ranking seindonesia Kabupaten Luwu Timur tahun 2025 adalah 188, sedangkan di pulau Sulawesi menempati ranking ke-29, yang menunjukkan posisi yang cukup menengah di pulau tersebut meskipun terjadi penurunan nilai yang besar.
Kabupaten Ende
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Anggaran Lain-Lain PAD yang Sah Kabupaten Ende tahun 2025 mencapai 38.24 Rp Miliar, dengan pertumbuhan 5.34% dibanding tahun sebelumnya. Nilai ini menjadi yang terendah di antara daerah perbandingan, namun pertumbuhannya lebih baik dari Kota Tidore Kepulauan. Rata-rata nilai tiga tahun terakhir (2023-2025) mencapai sekitar 36.43 Rp Miliar, dengan pertumbuhan yang stabil dan sedikit selama dua tahun terakhir. Selisih nilai dengan tahun sebelumnya sebesar 1.94 Rp Miliar, yang menunjukkan kenaikan yang sedikit dibanding tahun 2024. Ranking seindonesia Kabupaten Ende tahun 2025 adalah 189, sedangkan di wilayah Nusa Tenggara dan Bali menempati ranking ke-13, yang menunjukkan posisi yang cukup baik di wilayah tersebut, menjadi salah satu daerah dengan nilai Anggaran Lain-Lain PAD tertinggi di Nusa Tenggara dan Bali.