Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Mandailing Natal tahun 2024 mencapai 39635 Rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 32,3 persen dibandingkan tahun 2023. Angka tersebut merupakan pengeluaran tertinggi yang tercatat selama periode data 2018 sampai 2024 di wilayah ini.
(Baca: Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jambi | 2026)
Sepanjang tujuh tahun pengamatan, pengeluaran perawatan kulit wilayah ini secara konsisten mengalami kenaikan setiap tahun. Hanya terjadi pergerakan besaran kenaikan yang berbeda setiap periode. Pada tahun 2019 terjadi kenaikan 26,1 persen, kemudian tahun 2020 hanya naik sedikit sebesar 1,9 persen. Tahun 2021 kembali mengalami kenaikan besar 19,7 persen, kemudian tahun 2022 dan 2023 masing-masing hanya naik sedikit sebesar 2,4 persen dan 3,2 persen.
Berdasarkan data pengeluaran rumah tangga, nilai pengeluaran perawatan kulit ini menyumbang sekitar 21,3 persen dari total pengeluaran kecantikan per kapita. Nilai ini juga setara dengan 72 persen dari pengeluaran rokok dan tembakau, serta 21,4 persen dari pengeluaran makanan jadi per kapita setiap bulan. Masyarakat wilayah ini mengalokasikan anggaran perawatan kulit lebih kecil dibandingkan anggaran sabun mandi yang tercatat mencapai 55039 Rupiah per kapita per bulan.
Untuk peringkat wilayah, Kabupaten Mandailing Natal berada di urutan 24 dari 33 kabupaten dan kota di seluruh Provinsi Sumatera Utara untuk kategori pengeluaran perawatan kulit tahun 2024. Di tingkat pulau Sumatera wilayah ini berada di peringkat 114, sedangkan secara nasional berada di peringkat 401 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia. Peringkat ini tidak mengalami perubahan dibandingkan posisi tahun sebelumnya.
Perbandingan Dengan Wilayah Lain Sumatera Utara
Lima wilayah dengan pengeluaran perawatan kulit tertinggi tahun 2024 di Sumatera Utara secara berurutan adalah Kabupaten Toba Samosir, Kota Medan, Kota Binjai, Kota Tebing Tinggi dan Kota Pematang Siantar. Kabupaten Toba Samosir mencatat pengeluaran 90690 Rupiah dengan kenaikan 93,4 persen tahun ini. Sementara itu Kota Medan justru mengalami penurunan 32,8 persen sehingga turun dari peringkat pertama menjadi peringkat kedua di tahun 2024.
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Bhutan 2024)
Pengeluaran Makanan Rumah Tangga
Badan Pusat Statistik juga mencatat pengeluaran makanan per kapita Kabupaten Mandailing Natal tahun 2024 mencapai 729835 Rupiah per bulan. Nilai ini mengalami kenaikan 3,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan peringkat ke 23 dari seluruh wilayah di Sumatera Utara. Angka ini berada di atas wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara dan di bawah wilayah Kabupaten Labuhan Batu Utara untuk kategori yang sama.
Pengeluaran Bukan Makanan
Untuk kategori pengeluaran bukan makanan, Kabupaten Mandailing Natal mencatat nilai 449926 Rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Nilai ini mengalami kenaikan 4,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menduduki peringkat 26 dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Utara. Peringkat ini sama dengan peringkat tahun sebelumnya, tidak ada perubahan posisi dibandingkan wilayah lain.
Total Pengeluaran Rumah Tangga
Total pengeluaran gabungan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Mandailing Natal tahun 2024 mencapai 1179761 Rupiah per kapita setiap bulan. Nilai ini mengalami kenaikan 4,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati peringkat ke 26 di seluruh wilayah Sumatera Utara. Kenaikan nilai total pengeluaran ini sejalan dengan kenaikan alokasi anggaran untuk perawatan kulit yang terjadi pada tahun yang sama.