Menurut data Kementerian Pertanian, pertumbuhan produksi semangka di Jambi pada 2024 tumbuh 46,78% menjadi 8201.8 ton. Sejak 2000, produksi semangka menurut provinsi di Jambi menunjukkan tren kenaikan dari sisi jumlah. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk lima tahun terakhir, produksi semangka menurut provinsi juga dalam tren naik.
Sebelumnya menurut rekam jejak 12 tahun terakhir, rekor pertumbuhan tertinggi di Jambi pernah terjadi pada 2010 dengan pertumbuhan sebesar 95,36%. Sedangkan rata-rata enam tahun terakhir pertumbuhan mencapai 17,42%.
(Baca: PDRB ADHB Sektor Asuransi dan Dana Pensiun Periode 2013-2024)
Daftar 10 Terbesar:
Berdasarkan data Kementerian Pertanian, total produksi semangka seluruh Indonesia pada 2024 mencapai 421,01 ribu ton.
Jawa Timur mencatatkan produksi semangka tertinggi dengan 112,36 ribu ton. Di provinsi ini, Kementerian Pertanian mencatat perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 4,13% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
(Baca: Produksi Telur Itik/Itik Manila Periode 2013-2025)
Setelahnya Jawa Tengah di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, produksi semangka di provinsi ini tumbuh -18,26%. Jumlah produksi semangka di provinsi ini dilaporkan 54,32 ribu ton. Sedangkan untuk statistik tahunan jumlah produksi semangka terlihat turun 18,26% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 66.456 ton.
Berikutnya, Sumatera Utara dengan produksi semangka 33.566 ton (naik 14,26%), Bali dengan produksi semangka 24,72 ribu ton (naik 27,9%) dan produksi semangka di Sulawesi Selatan naik 160,64% menjadi 22,12 ribu ton dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi dengan produksi semangka jumlah tertinggi:
- Jawa Timur 112,36 ribu ton
- Jawa Tengah 54,32 ribu ton
- Sumatera Utara 33.566 ton
- Bali 24,72 ribu ton
- Sulawesi Selatan 22,12 ribu ton
- Nusa Tenggara Barat 22,1 ribu ton
- Riau 21,05 ribu ton
- Lampung 17,93 ribu ton
- Kalimantan Selatan 15,71 ribu ton
- Kalimantan Timur 10,45 ribu ton