Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data persentase kemiskinan Kabupaten Pulau Morotai tahun 2025 sebesar 4,49 persen. Angka ini turun 0,62 persen dibanding tahun sebelumnya, dengan penurunan sebesar 12,13 persen. Jumlah penduduk miskin di wilayah ini tercatat 3.290 jiwa, turun 400 jiwa dari catatan tahun 2024.
Selama periode 2010 sampai 2025, persentase kemiskinan wilayah ini pernah mencapai titik tertinggi pada tahun 2011 sebesar 11,61 persen. Catatan tahun 2025 menjadi nilai terendah sepanjang periode pengamatan. Peringkat persentase kemiskinan wilayah ini di tingkat nasional berada di urutan 450 dari total 514 kabupaten kota seluruh Indonesia.
(Baca: 12,71% Penduduk di Kabupaten Banggai Laut Masuk Kategori Miskin)
Selama 15 tahun pengamatan, peringkat nasional wilayah ini terus bergeser. Pada tahun 2010 tercatat di urutan 314, kemudian bergeser secara bertahap menuju urutan bawah hingga mencapai posisi 450 pada tahun 2025. Artinya semakin banyak kabupaten lain di Indonesia yang memiliki persentase kemiskinan lebih tinggi dibanding wilayah ini.
Kabupaten Halmahera Selatan
Berada di peringkat 436 nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatatkan angka 4,81 persen dengan penurunan 14,56 persen pada tahun terakhir. Terdapat 11.780 jiwa penduduk miskin dari total 245.031 jiwa penduduk. Garis kemiskinan ditetapkan sebesar 512,22 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita masyarakat mencapai 114,37 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Halmahera Utara
Peringkat nasional persentase kemiskinan berada di urutan 460, dengan catatan angka 4,35 persen. Angka ini mengalami penurunan 7,64 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin tercatat 8.840 jiwa dari total 203.145 jiwa penduduk. Garis kemiskinan wilayah ini sebesar 490,22 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita 37,31 juta rupiah per tahun.
(Baca: Harga Penyediaan Makanan dan Minuman / Restoran di Kota Serang Bulan Juli Naik 0,02%)
Kota Tidore Kepulauan
Wilayah ini menempati peringkat 349 nasional untuk persentase kemiskinan dengan angka 6,54 persen. Angka ini hanya mengalami penurunan sedikit sebesar 0,3 persen pada periode terakhir. Terdapat 6.730 jiwa penduduk miskin dari total 102.904 jiwa penduduk. Garis kemiskinan ditetapkan 643,29 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita tercatat 33,45 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Pulau Taliabu
Berada di peringkat 346 nasional, persentase kemiskinan wilayah ini tercatat 6,63 persen dengan penurunan 7,01 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin sebesar 3.720 jiwa dari total 56.037 jiwa penduduk wilayah tersebut. Garis kemiskinan sebesar 574,24 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita masyarakat tercatat 36,59 juta rupiah per tahun.
Kota Ternate
Menempati peringkat 493 nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatatkan angka 3,34 persen. Berbeda dengan wilayah lain di sekitarnya, angka kemiskinan disini mengalami kenaikan 6,37 persen pada periode terakhir. Terdapat 8.510 jiwa penduduk miskin dari total 254.586 jiwa penduduk. Garis kemiskinan tertinggi di grup ini sebesar 753,05 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita mencapai 76,45 juta rupiah per tahun.