- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) Riau mencatat data historis jumlah sekolah SMA di provinsi ini selama periode 2018 hingga 2024 menunjukkan tren peningkatan bertahap. Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 481 unit sekolah SMA, meningkat 14 unit dibandingkan tahun 2023 yang hanya berjumlah 467 unit. Hingga tahun 2025 data jumlah sekolah SMA resmi untuk Riau belum tercatat pada publikasi terbaru. Sepanjang 7 tahun periode tercatat penambahan total sebanyak 38 unit sekolah SMA sejak tahun 2018.
(Baca: Jumlah Penduduk yang Bekerja di Sektor Formal di Papua Barat | 2024)
Berdasarkan data pendukung tahun 2024, dari total seluruh sekolah SMA di Riau, sebanyak 321 unit merupakan SMA Negeri dan 160 unit adalah SMA Swasta. SMA Negeri mendominasi 66,7% dari total keseluruhan sekolah, sementara SMA Swasta menyumbang 33,3% sisanya. Kedua jenis sekolah sama-sama mengalami kenaikan jumlah dibanding tahun sebelumnya, yaitu kenaikan 2,6% untuk SMA Negeri dan kenaikan yang lebih tinggi sebesar 3,9% untuk SMA Swasta.
Jumlah penduduk usia sekolah 16-18 tahun di Riau tercatat mencapai 377.350 jiwa pada tahun 2023. Angka ini meningkat sekitar 19.450 jiwa dibandingkan 4 tahun sebelumnya pada tahun 2019. Selama periode yang tercatat, Riau secara konsisten menempati urutan ke-10 secara nasional untuk jumlah penduduk usia sekolah SMA ini. Tren peningkatan jumlah penduduk usia sekolah ini berjalan beriringan dengan penambahan jumlah unit sekolah SMA di provinsi ini.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Lampung 2018 - 2025)
Pada tahun 2024, total jumlah guru SMA di Riau tercatat sebanyak 12.671 orang, mengalami kenaikan sebesar 2,4% dibandingkan tahun 2023 berjumlah 12.373 orang. Jumlah tenaga pendidik dan kepala sekolah di SMA Negeri mencapai 10.597 orang dan mengalami kenaikan 3,1% tahun lalu, sementara tenaga pendidik di SMA Swasta justru mengalami penurunan kecil sebesar 0,9% menjadi 2.074 orang pada tahun yang sama.
Meskipun terjadi penambahan jumlah sekolah dan guru secara umum, data juga menunjukkan penurunan Angka Partisipasi Murni SMA Riau pada tahun 2025 sebesar 4,1% menjadi 65 dari sebelumnya 68 pada tahun sebelumnya. Tren ini menjadi catatan penting meskipun ketersediaan fasilitas sekolah terus ditambah oleh pemerintah provinsi Riau sepanjang periode terakhir.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.714 | +0.19 | |
| Neraca perdagangan (Mar) | 3,32 | +160.82 | |
| Ekspor Migas (Mar) | 1,28 | +18.60 | |
| Impor Migas (Mar) | 3,17 | +58.74 | |
| Ekspor (Mar) | 22,53 | +1.62 | |
| Impor (Mar) | 19,21 | -8.08 | |
| Kunjungan Wisman (Feb) | 1,16 | -2.42 | |
| Inflasi yoy (Apr) | 2,42% | -1.06 | |
| Inflasi mom (Apr) | 0,13% | -0.28 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Apr) | 112,29 | +0.43 |