Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data persentase kemiskinan Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara semester 2025 sebesar 10,19 persen. Angka ini turun 12,68 persen dibanding tahun sebelumnya, dengan jumlah penduduk miskin tercatat 29.450 jiwa, berkurang 3.750 jiwa dari periode 2024. Saat ini wilayah ini menempati ranking 209 secara nasional dan ranking 43 se wilayah Sulawesi.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Lebong | 2005 - 2025)
Data historis 2004-2025 menunjukkan persentase kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2006 sebesar 27,82 persen, sedangkan nilai terendah tercatat pada tahun 2025 ini. Pertumbuhan angka kemiskinan turun terbesar terjadi pada tahun 2025 yaitu minus 12,68 persen, sementara pertumbuhan naik tertinggi terjadi tahun 2006 sebesar 8,16 persen. Ranking nasional wilayah ini terus bergeser sejak 2004 dari urutan 111 hingga kini berada di urutan 209.
Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir Kabupaten Kolaka tercatat 11,22 persen, sedangkan rata-rata 5 tahun terakhir berada di angka 11,78 persen. Hal menunjukkan penurunan angka kemiskinan yang konsisten terjadi dalam periode terakhir, setelah sempat terjadi kenaikan sedikit pada tahun 2021 dan 2023.
Kota Bau Bau
Wilayah ini menempati ranking 334 persentase kemiskinan secara nasional dengan nilai 6,83 persen, turun 7,7 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin tercatat 12.410 jiwa, garis kemiskinan berada di angka 462,88 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai 75,90 juta rupiah per tahun, dengan pertumbuhan sebesar 4,81 persen tiap tahun.
Kabupaten Bombana
Berada di urutan 211 nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatatkan angka 10,14 persen atau turun 3,8 persen dibanding periode lalu. Terdapat 20.150 jiwa penduduk yang masuk kategori miskin, dengan garis kemiskinan sebesar 441,76 ribu rupiah per kapita setiap bulan. Pendapatan per kapita warga tercatat 59,79 juta rupiah per tahun, tumbuh 4,91 persen.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Parigi Moutong | 2004 - 2025)
Kota Kendari
Ranking nasional persentase kemiskinan berada di urutan 470 dengan nilai 4,18 persen, turun sedikit 1,18 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin tercatat 18.380 jiwa, garis kemiskinan wilayah ini sebesar 554,11 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai 85,16 juta rupiah per tahun, tumbuh 5,18 persen setiap periode tahun.
Kabupaten Konawe Selatan
Menempati urutan 166 secara nasional untuk indikator persentase kemiskinan, wilayah ini memiliki angka 11,18 persen dengan penurunan 0,18 persen dari tahun sebelumnya. Terdapat 37.400 jiwa penduduk miskin, garis kemiskinan tercatat 370,13 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita warga mencapai 57,45 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 6,5 persen.
Kabupaten Konawe Utara
Urutan 151 secara nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatatkan angka 11,89 persen atau turun 9,72 persen dibanding periode sebelumnya. Jumlah penduduk miskin tercatat 8.190 jiwa, garis kemiskinan berada di angka 425,35 ribu rupiah per kapita setiap bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai 81,77 juta rupiah per tahun, tumbuh 5,77 persen per tahun.
Kabupaten Muna
Berada di ranking 138 nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatatkan angka 12,4 persen dengan penurunan 10,01 persen dari tahun sebelumnya. Terdapat 28.810 jiwa penduduk yang masuk kategori miskin, dengan garis kemiskinan sebesar 451,35 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita warga tercatat 43,63 juta rupiah per tahun, tumbuh 4,82 persen tiap periode.