Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin Kabupaten Parigi Moutong tahun 2025 berada di angka 13,51 persen. Angka ini turun sebesar 0,69 persen dari tahun sebelumnya yang tercatat 14,2 persen. Jumlah total penduduk miskin di wilayah ini juga tercatat 71.880 jiwa, berkurang sebanyak 2.690 jiwa dibandingkan tahun 2024.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Lamandau pada 2024)
Selama periode 2004 sampai 2025, persentase kemiskinan di wilayah ini pernah mencatat nilai tertinggi sebesar 25,1 persen pada tahun 2006. Nilai terendah tercatat pada tahun 2025 ini. Peringkat nasional wilayah ini saat ini berada di urutan 110 dari total 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir berada di angka 14,21 persen, sedangkan rata-rata 5 tahun terakhir tercatat 14,51 persen. Angka tahun 2025 saat ini lebih rendah dibandingkan kedua rata-rata tersebut. Pertumbuhan penurunan kemiskinan tahun 2025 juga merupakan salah satu penurunan terbesar dalam 10 tahun terakhir.
Kabupaten Buol
Berada di peringkat 137 nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatat angka 12,48 persen dengan penurunan sebesar 4,59 persen pada tahun terakhir. Terdapat 22.350 jiwa penduduk miskin, dengan garis kemiskinan sebesar 496,42 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat tercatat 56,13 juta rupiah per tahun, dengan pertumbuhan sebesar 9,76 persen.
Kabupaten Donggala
Peringkat 89 nasional menjadikan wilayah ini memiliki persentase kemiskinan lebih tinggi dibandingkan Parigi Moutong, yaitu sebesar 14,66 persen. Jumlah penduduk miskin tercatat 45.920 jiwa, dengan penurunan persentase kemiskinan sebesar 4,18 persen pada tahun berjalan. Garis kemiskinan berada di angka 450,81 ribu rupiah per kapita per bulan, sementara pendapatan per kapita mencapai 58,10 juta rupiah per tahun.
(Baca: Jumlah Akomodasi Hotel Nonberbintang di Aceh | 2025)
Kabupaten Poso
Pada peringkat 126 nasional, persentase kemiskinan tercatat 12,90 persen dengan penurunan sangat besar mencapai 9,35 persen pada tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin sebanyak 36.490 jiwa, garis kemiskinan mencapai 632,15 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat wilayah ini tercatat 53,88 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 7,46 persen.
Kabupaten Tojo Una Una
Menempati peringkat 88 nasional, wilayah ini mencatat persentase kemiskinan sebesar 14,67 persen dengan penurunan terbesar diantara seluruh kabupaten perbandingan yaitu 10,33 persen. Terdapat 23.590 jiwa penduduk miskin, garis kemiskinan sebesar 636,44 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita tercatat 46,56 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 8,13 persen.
Kabupaten Banggai Laut
Berada di peringkat 132 nasional, persentase kemiskinan tercatat 12,71 persen dengan penurunan sebesar 7,76 persen pada tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin sebanyak 10.440 jiwa, menjadi jumlah terkecil diantara seluruh wilayah yang dibandingkan. Garis kemiskinan sebesar 453,72 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita 47,11 juta rupiah per tahun.