Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah akomodasi hotel nonberbintang di Provinsi Aceh pada akhir tahun 2025 tercatat sebanyak 4956 unit. Sepanjang periode data historis 2004 hingga 2025, jumlah akomodasi ini menunjukkan tren kenaikan jangka panjang, dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2018 yang mencapai 27,01 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara penurunan terendah tercatat pada tahun 2020 sebesar 3,17 persen. Pada tahun 2025, terjadi penurunan sedikit sebesar 1,18 persen dibandingkan tahun 2024.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Jawa Tengah 2018 - 2025)
Rata-rata pertumbuhan hotel nonberbintang Aceh dalam 3 tahun terakhir berada pada angka 1,61 persen, sementara rata-rata 5 tahun terakhir tercatat sebesar 2,13 persen. Hal ini menunjukkan performa pertumbuhan 3 tahun terakhir sedikit lebih buruk dibandingkan periode 5 tahun terakhir. Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, ranking Aceh di tingkat Pulau Sumatera tetap konsisten berada di peringkat 3, sedangkan ranking nasional mengalami penurunan dari peringkat 13 pada tahun 2021 menjadi peringkat 16 pada tahun 2025.
Pada tahun 2025, nilai jumlah hotel nonberbintang Aceh berada di atas Sumatera Selatan yang tercatat 454 unit, namun masih di bawah sejumlah provinsi lain yang tercatat dalam data perbandingan. Sementara pertumbuhan tahun 2025 Aceh turun 1,18 persen, lebih buruk dibandingkan Sumatera Selatan yang mencatat pertumbuhan positif 1,34 persen pada periode yang sama. Di tingkat nasional, Aceh menempati urutan 16 dari seluruh provinsi di Indonesia untuk indikator ini tahun 2025.
Kalimantan Selatan
Kalimantan Selatan menempati peringkat 2 tingkat pulau dan peringkat 13 nasional untuk jumlah hotel nonberbintang tahun 2025, dengan nilai akhir mencapai 549 unit. Provinsi ini mencatat pertumbuhan sebesar 24,49 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi pertumbuhan tertinggi diantara seluruh provinsi yang tercatat dalam data perbandingan. Nilai akomodasi di Kalimantan Selatan lebih tinggi 54 unit dibandingkan Kalimantan Tengah, dan memiliki selisih 46 unit dibandingkan catatan Aceh pada tahun yang sama.
Kalimantan Tengah
Pada posisi peringkat 3 tingkat Pulau Kalimantan dan peringkat 14 nasional, Kalimantan Tengah memiliki jumlah hotel nonberbintang sebesar 537 unit pada akhir tahun 2025. Pertumbuhan tahunan provinsi ini tercatat 8,70 persen, angka yang jauh lebih tinggi dibandingkan performa Aceh di tahun yang sama. Rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir Kalimantan Tengah stabil berada di atas 6 persen setiap tahun, membuat peringkat nasional provinsi ini tidak berubah selama 4 periode tahun berturut-turut.
Sulawesi Tenggara
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Aceh 2018 - 2025)
Sulawesi Tenggara menempati urutan 3 tingkat Pulau Sulawesi dan peringkat 15 secara nasional, dengan total akomodasi hotel nonberbintang mencapai 518 unit tahun 2025. Pertumbuhan tahunan indikator ini di provinsi tersebut tercatat 14,35 persen, meningkat 65 unit dibandingkan catatan tahun 2024. Nilai jumlah akomodasi Sulawesi Tenggara hanya terpaut 9 unit di bawah Kalimantan Tengah, dan masih berada di atas catatan Aceh sebesar 15 unit pada periode pencatatan yang sama.
Kalimantan Barat
Kalimantan Barat berada di peringkat 4 tingkat Pulau Kalimantan dan peringkat 17 nasional tahun 2025, dengan total jumlah hotel nonberbintang tercatat 496 unit. Pertumbuhan tahunan provinsi ini hanya sebesar 0,81 persen, meningkat sangat sedikit sebanyak 4 unit dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai akomodasi Kalimantan Barat hanya terpaut 7 unit di atas catatan Aceh, membuat kedua provinsi ini bersaing sangat ketat untuk posisi peringkat nasional dalam indikator jumlah hotel nonberbintang.
DKI Jakarta
DKI Jakarta mencatat penurunan terbesar diantara seluruh provinsi dalam data perbandingan, dengan pertumbuhan negatif sebesar 17,27 persen pada tahun 2025. Total jumlah hotel nonberbintang di Ibu Kota tercatat hanya 460 unit, menempati peringkat 5 tingkat Pulau Jawa dan peringkat 18 secara nasional. Penurunan ini mencapai 96 unit dibandingkan catatan tahun sebelumnya, membuat posisi DKI Jakarta jatuh 3 peringkat dibandingkan posisi tahun 2024, dan berada di bawah catatan Aceh sebesar 35 unit.
Sumatera Selatan
Sumatera Selatan menempati peringkat 4 tingkat Pulau Sumatera dan peringkat 19 nasional tahun 2025, dengan total jumlah hotel nonberbintang tercatat 454 unit. Provinsi ini mencatat pertumbuhan positif sebesar 1,34 persen, meningkat 6 unit dibandingkan catatan tahun sebelumnya. Nilai akomodasi Sumatera Selatan berada 41 unit di bawah catatan Aceh pada tahun yang sama, dengan selisih peringkat nasional sebanyak 3 tingkatan dibawah posisi Aceh.