- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat data historis jumlah sekolah SMA Provinsi Jawa Tengah periode 2018-2024 menunjukkan tren stabil dengan posisi urutan ke-4 nasional secara konsisten. Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 868 unit sekolah SMA, mengalami penambahan 7 unit dibandingkan tahun 2023 berjumlah 861 unit. Hingga saat ini data jumlah sekolah SMA tahun 2025 belum tercatat secara resmi.
(Baca: 10 Provinsi dengan Harga Beras Paling Mahal (Jumat, 8 Mei 2026))
Dari total sekolah SMA tahun 2024, sebanyak 362 unit merupakan SMA Negeri sedangkan 506 unit merupakan SMA Swasta. Jumlah SMA Negeri tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya, sementara SMA Swasta mengalami kenaikan sebesar 1,4 persen. Dari komposisi tersebut, SMA Swasta mendominasi dengan porsi 58,3 persen dari total seluruh sekolah SMA di Jawa Tengah.
Jumlah penduduk usia sekolah 16-18 tahun di Jawa Tengah pada tahun 2023 tercatat sebanyak 1.648.010 jiwa. Angka ini mengalami penurunan sekitar 46.290 jiwa jika dibandingkan dengan tahun 2019. Selama seluruh periode data yang tersedia, Jawa Tengah secara konsisten menempati urutan ke-3 nasional untuk indikator jumlah penduduk usia sekolah SMA ini.
Pada tahun 2024, total jumlah guru SMA di Jawa Tengah tercatat sebanyak 26.094 orang. Angka ini mengalami penurunan tipis sebesar 0,2 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat 26.135 orang. Dari total guru tersebut, 18.396 orang bertugas di SMA Negeri sementara 7.698 orang bertugas di SMA Swasta, jumlah guru negeri stabil sedangkan guru swasta mengalami penurunan 0,6 persen.
Walaupun jumlah penduduk usia sekolah menunjukkan tren penurunan dalam 5 tahun terakhir, angka partisipasi murni SMA Jawa Tengah justru tumbuh positif. Indikator ini mencapai 67 persen pada tahun 2025 atau tumbuh 8,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, diikuti kenaikan jumlah siswa SMA sebesar 2,3 persen pada tahun 2024.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.714 | +0.19 | |
| Neraca perdagangan (Mar) | 3,32 | +160.82 | |
| Ekspor Migas (Mar) | 1,28 | +18.60 | |
| Impor Migas (Mar) | 3,17 | +58.74 | |
| Ekspor (Mar) | 22,53 | +1.62 | |
| Impor (Mar) | 19,21 | -8.08 | |
| Kunjungan Wisman (Feb) | 1,16 | -2.42 | |
| Inflasi yoy (Apr) | 2,42% | -1.06 | |
| Inflasi mom (Apr) | 0,13% | -0.28 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Apr) | 112,29 | +0.43 |