- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat data historis jumlah sekolah SMA di Provinsi Aceh menunjukkan tren penambahan stabil selama 7 tahun terakhir. Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 543 unit sekolah SMA, meningkat 4 unit dibandingkan tahun 2023 berjumlah 539 unit. Selama periode 2018 hingga 2024, jumlah sekolah SMA di Aceh bertambah total 23 unit, dengan posisi urutan nasional yang konsisten berada di peringkat 9 selama rentang waktu tersebut. Data tahun 2025 belum tercatat secara lengkap pada saat rilis ini.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kota Kendari pada 2024)
Berdasarkan data pendukung tahun 2024, dari total seluruh sekolah SMA di Aceh, sebanyak 395 unit merupakan SMA Negeri dan 148 unit adalah SMA Swasta. SMA Negeri mendominasi dengan porsi 72,7% dari total seluruh sekolah SMA di provinsi ini. Dibandingkan tahun sebelumnya, SMA Negeri mengalami kenaikan 0,3% atau bertambah 1 unit, sedangkan SMA Swasta naik 2,1% atau bertambah 3 unit pada tahun yang sama.
Jumlah penduduk usia sekolah 16-18 tahun di Aceh pada tahun 2023 tercatat mencapai 305.400 jiwa, meningkat signifikan sebesar 18.406 jiwa dibandingkan tahun 2020. Angka ini menempatkan Aceh pada urutan 12 secara nasional untuk kategori jumlah penduduk usia SMA, naik satu peringkat dari posisi 13 yang dipegang secara konsisten sejak tahun 2018. Pertumbuhan jumlah penduduk usia sekolah ini jauh lebih cepat dibandingkan pertumbuhan jumlah unit sekolah SMA.
(Baca: Jumlah Penduduk Menurut Umur dan Jenis Kelamin di Kab. Musi Rawas 2024)
Pada tahun 2024, jumlah guru SMA di seluruh Aceh tercatat sebanyak 14.302 orang, mengalami kenaikan 1,8% dibandingkan tahun 2023 berjumlah 14.056 orang. Untuk tenaga pendidik negeri, jumlah guru dan kepala sekolah SMA Negeri mencapai 12.829 orang atau 89,7% dari total seluruh tenaga pendidik SMA, dengan pertumbuhan 2,9% dibandingkan tahun sebelumnya.
Sebaliknya, jumlah guru dan kepala sekolah SMA Swasta justru mengalami penurunan sebesar 7,5% pada tahun 2024, yaitu dari 1.593 orang menjadi 1.473 orang. Tren pertumbuhan jumlah siswa yang mencapai 2,9% secara keseluruhan perlu diimbangi dengan pemerataan ketersediaan unit sekolah serta keseimbangan jumlah tenaga pendidik baik di jalur negeri maupun swasta.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q4 2025) | 3.474,50 | +0.86 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17 | -0.03 | |
| Neraca perdagangan (Mar) | 3,32 | +160.82 | |
| Ekspor Migas (Mar) | 1,28 | +18.60 | |
| Impor Migas (Mar) | 3,17 | +58.74 | |
| Ekspor (Mar) | 22,53 | +1.62 | |
| Impor (Mar) | 19,21 | -8.08 | |
| Kunjungan Wisman (Feb) | 1,16 | -2.42 | |
| Inflasi yoy (Apr) | 2,42% | -1.06 | |
| Inflasi mom (Mar) | 0,41% | -0.27 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Apr) | 112,29 | +0.43 |