- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan jumlah sekolah SMA di Provinsi Aceh dari tahun 2018 hingga 2024 menunjukkan tren peningkatan stabil. Pada tahun 2024, jumlah sekolah SMA mencapai 543 unit, naik 4 unit dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 539 unit. Secara nasional, Provinsi Aceh tetap berada di peringkat ke-9 untuk jumlah sekolah SMA selama periode 2018-2024. Sementara itu, jumlah penduduk usia sekolah 16-18 tahun di Aceh pada 2023 mencapai 305.400 orang, meningkat dari 286.994 orang pada 2022, dan peringkat nasionalnya naik dari ke-13 menjadi ke-12 pada tahun tersebut.
(Baca: PDRB ADHB per Kapita Kota Banda Aceh Rp.104,26 Juta Data per 2025)
Dari data pendukung BPS, pada tahun 2024, jumlah sekolah SMA Negeri di Aceh sebesar 395 unit, naik 0,3% dibandingkan tahun sebelumnya (394 unit), sedangkan SMA Swasta mencapai 148 unit dengan peningkatan 2,1% dari tahun 2023 (145 unit). Berdasarkan perhitungan, sekolah SMA Negeri mendominasi dengan persentase sekitar 72,7% dari total sekolah SMA di Aceh, sedangkan SMA Swasta hanya sekitar 27,3%.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua Selatan 2024 - 2024)
Jumlah penduduk usia sekolah 16-18 tahun di Aceh menunjukkan peningkatan konsisten dari tahun 2020 (285.700 orang) hingga 2023 (305.400 orang). Meskipun jumlah sekolah SMA terus bertambah, Angka Partisipasi Murni (APM) SMA di Aceh pada tahun 2025 tetap di angka 70%, mengalami penurunan 0,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa masih ada sebagian anak usia SMA yang belum terdaftar di sekolah.
Pada tahun 2024, jumlah guru SMA di Aceh mencapai 14.302 orang, naik 1,8% dibandingkan tahun 2023 (14.056 orang). Perbandingan jumlah kepala sekolah dan guru antara SMA Negeri dan Swasta menunjukkan perbedaan signifikan: SMA Negeri memiliki 12.829 orang (naik 2,9% dari 2023), sedangkan SMA Swasta hanya 1.473 orang (turun 7,5% dari 2023). Jumlah tenaga pendidik di SMA Negeri jauh lebih banyak, sejalan dengan dominasi jumlah sekolah negeri di Aceh.