Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data persentase kemiskinan Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat semester 2025 sebesar 3,99 persen. Angka ini turun sedikit dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 4,08 persen, dengan pertumbuhan minus 2,21 persen. Jumlah penduduk miskin di wilayah ini tercatat 24.400 jiwa, berkurang 320 jiwa dari catatan tahun sebelumnya.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi Kab. Bima | 2024)
Sepanjang periode 2008 sampai 2025, persentase kemiskinan di kabupaten ini pernah mencatatkan nilai tertinggi pada 2008 sebesar 8,47 persen. Nilai terendah tercatat pada tahun 2025 ini. Peringkat nasional persentase kemiskinan wilayah ini berada di urutan 474 dari total 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia.
Selama 5 tahun terakhir, rata-rata persentase kemiskinan Kabupaten Kubu Raya berada pada angka 4,14 persen, sedangkan rata-rata 3 tahun terakhir tercatat 4,10 persen. Pertumbuhan angka kemiskinan terbesar tercatat pada 2009 minus 19,95 persen, sedangkan kenaikan tertinggi terjadi pada 2017 sebesar 4,37 persen.
Kabupaten Mempawah
Berada di peringkat 450 nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatatkan angka 4,49 persen dengan penurunan sebesar 7,04 persen pada tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin tercatat 12.380 jiwa. Garis kemiskinan berada pada angka 494,53 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat mencapai 43,16 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 9,24 persen.
(Baca: 98% Penduduk di Kabupaten Tanah Laut Beragama Islam)
Kota Pontianak
Peringkat 473 nasional, hanya satu peringkat di atas Kabupaten Kubu Raya, dengan persentase kemiskinan 4,00 persen. Jumlah penduduk miskin di wilayah ini mencapai 27.500 jiwa, angka tertinggi dibanding tiga wilayah pembanding. Garis kemiskinan tercatat 729,17 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita 80,80 juta rupiah per tahun.
Kota Singkawang
Persentase kemiskinan tercatat 4,28 persen dan berada di peringkat 465 secara nasional. Jumlah penduduk miskin di wilayah ini tercatat 10.360 jiwa, terendah diantara ketiga wilayah pembanding. Garis kemiskinan berada pada 638,96 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita masyarakat sebesar 59,80 juta rupiah per tahun.