Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan semester Kabupaten Kudus Jawa Tengah tahun 2025. Persentase penduduk miskin berada di angka 6,59 persen, turun 0,64 persen dari tahun sebelumnya dengan penurunan pertumbuhan sebesar 8,85 persen. Jumlah penduduk miskin tercatat 60.370 jiwa, dari total penduduk wilayah ini sebesar 915.876 jiwa.
(Baca: Maret 2026, Jumlah Penduduk Miskin di Sulawesi Selatan 669,63 Ribu Jiwa)
Dari catatan historis 2004 sampai 2025, persentase kemiskinan tertinggi Kabupaten Kudus tercatat pada tahun 2008 sebesar 12,58 persen. Angka terendah tercatat pada tahun 2025 ini. Pertumbuhan penurunan kemiskinan terbesar terjadi pada tahun 2010 sebesar 16,57 persen, sedangkan kenaikan terbesar terjadi tahun 2008 sebesar 17,24 persen.
Posisi rank persentase kemiskinan Kabupaten Kudus berada di urutan 348 dari total 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Selama 21 tahun pencatatan, posisi rank wilayah ini pernah berpindah paling rendah di urutan 282 pada tahun 2008, dan paling tinggi di urutan 387 pada tahun 2018.
Kota Pekalongan
Berada di urutan 372 seluruh Indonesia untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatatkan angka 6,14 persen dengan penurunan 8,49 persen pada tahun terakhir. Terdapat 19.490 jiwa penduduk miskin dari total 317.277 jiwa penduduk. Garis kemiskinan ditetapkan sebesar 639,40 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita sebesar 48,99 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Semarang
Urutan 361 seluruh Indonesia, persentase kemiskinan tercatat 6,30 persen dengan penurunan 9,48 persen pada periode laporan. Jumlah penduduk miskin mencapai 70.290 jiwa dari total 1.115.129 jiwa penduduk wilayah. Garis kemiskinan sebesar 558,50 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita masyarakat berada di angka 64,08 juta rupiah per tahun.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Pelalawan | 2004 - 2025)
Kabupaten Sukoharjo
Menduduki urutan 334 seluruh Indonesia, persentase kemiskinan tercatat 6,83 persen dengan penurunan 8,57 persen tahun terakhir. Terdapat 62.660 jiwa penduduk miskin dari total 917.033 jiwa penduduk. Garis kemiskinan ditetapkan sebesar 536,78 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita masyarakat mencapai 56,28 juta rupiah per tahun.
Kota Surakarta
Berada di urutan 298 seluruh Indonesia untuk indikator ini, persentase kemiskinan tercatat 7,69 persen dengan penurunan 7,46 persen pada periode laporan. Jumlah penduduk miskin mencapai 40.080 jiwa dari total 521.450 jiwa penduduk wilayah. Garis kemiskinan sebesar 678,32 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita berada di angka 130,02 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Tegal
Urutan 370 seluruh Indonesia, persentase kemiskinan tercatat 6,16 persen dengan penurunan 9,54 persen tahun terakhir. Terdapat 88.700 jiwa penduduk miskin dari total 1.438.928 jiwa penduduk wilayah. Garis kemiskinan ditetapkan sebesar 516,93 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita masyarakat mencapai 30,35 juta rupiah per tahun.
Kota Tegal
Menduduki urutan 312 seluruh Indonesia, persentase kemiskinan tercatat 7,28 persen dengan penurunan 4,71 persen pada periode laporan. Jumlah penduduk miskin mencapai 18.270 jiwa dari total 251.093 jiwa penduduk wilayah. Garis kemiskinan sebesar 702,11 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita masyarakat berada di angka 77,03 juta rupiah per tahun.