- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) mencatat nilai PDB Paritas Daya Beli Montenegro tahun 2024 tercatat pada angka 0,37 unit. Angka ini merupakan pencapaian tertinggi dalam 10 tahun terakhir setelah secara konsisten membaik sejak tahun 2021. Selama tiga tahun terakhir yakni 2022, 2023 dan 2024, nilai indikator ini berturut-turut tercatat 0,34, 0,36 dan 0,37 yang menunjukkan peningkatan berkelanjutan tanpa kontraksi satu kali pun dalam periode tersebut.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Montenegro terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
(Baca: Statistik Persentase Penduduk Miskin di Perkotaan Periode 2013-2025)
International Monetary Fund (IMF) mencatat nilai 2024 lebih tinggi 4,2 persen dibanding rata-rata tiga tahun terakhir. Sementara dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir, nilai 2024 tercatat 8,7 persen lebih baik. Hal ini membuktikan kinerja indikator ekonomi Montenegro menunjukkan perbaikan yang semakin konsisten dalam periode terdekat, bukan justru melambat.
Dalam 10 tahun data historis, titik terendah PDB PPP Montenegro terjadi pada tahun 2020 di angka 0,32 unit. Anomali penurunan ini terjadi sejalan dengan kontraksi ekonomi yaitu penyusutan aktivitas produksi dan konsumsi akibat pembatasan pandemi, yang pada saat itu pertumbuhan tahunan Montenegro juga mengalami penurunan sebesar 2,73 persen. Sementara kenaikan tahunan tertinggi terjadi pada tahun 2023 dengan pertumbuhan 6,73 persen.
Dari sisi peringkat regional Eropa, Montenegro mempertahankan posisi peringkat 39 sepanjang tahun 2023 dan 2024. Peringkat ini tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya, setelah sebelumnya sempat turun ke peringkat 40 selama tiga tahun berturut-turut pada periode 2019 sampai 2021 akibat tekanan ekonomi pasca pandemi.
Data proyeksi menunjukkan nilai PDB PPP Montenegro akan terus meningkat hingga tahun 2030, namun dengan laju pertumbuhan yang semakin melambat. Setelah tahun 2024, pertumbuhan tahunan akan turun dari 1,1 persen menjadi hanya 1,08 persen pada 2025, dan bahkan mengalami stagnasi nol persen pertumbuhan pada tahun 2028. Kondisi ini menunjukkan perbaikan ekonomi akan berjalan sangat lambat tanpa akselerasi dalam enam tahun ke depan.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Bandung Barat 6,6 Persen)
Jika dibandingkan dengan negara lain di kawasan Eropa, pertumbuhan PDB PPP Montenegro 1,1 persen pada 2024 berada jauh di bawah negara dengan performa terbaik dalam tiga tahun terakhir yaitu Ukraina yang mencatatkan pertumbuhan 10,34 persen. Dari sisi peringkat nilai absolut tahun terakhir, Montenegro hanya berada satu peringkat di atas Kosovo yang menempati posisi 40 kawasan Eropa.
Secara keseluruhan, Montenegro berhasil keluar dari titik terendah ekonomi pasca pandemi dan berhasil mencatatkan nilai PDB PPP terbaik sepanjang sejarah. Meskipun demikian, laju pertumbuhan yang semakin melambat dan tidak adanya peningkatan peringkat regional menunjukkan bahwa ekonomi negara ini belum mampu melakukan lompatan performa untuk mengejar negara-negara lain di kawasan Eropa.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.828 | -0.14 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |