- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) mencatat nilai PDB Paritas Daya Beli Montenegro tahun 2024 mencapai 0,37 unit, mencatatkan kenaikan berkelanjutan selama tiga tahun berturut-turut sejak 2022. Dibandingkan tahun 2023 yang tercatat 0,36 unit, terjadi peningkatan sebesar 2,78 persen pada tahun berjalan. Catatan ini mengakhiri periode fluktuasi naik turun tanpa arah jelas yang terjadi sepanjang 2015 sampai 2021, dimana nilai indikator ini hanya bergerak pada rentang 0,32 sampai 0,35 unit selama 7 tahun berturut-turut.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Montenegro terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Iran (Republik Islam) 2024)
International Monetary Fund (IMF) mencatat selama tiga tahun terakhir yaitu periode 2022 sampai 2024, rata-rata pertumbuhan tahunan indikator ini mencapai 4,25 persen. Angka ini jauh lebih baik dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir yang hanya tercatat 2,31 persen, dan juga melampaui rata-rata 10 tahun historis yang hanya sebesar 1,12 persen. Kenaikan tertinggi dalam satu dekade terakhir terjadi pada tahun 2023 dengan pertumbuhan 6,73 persen, sedangkan titik terendah tercatat pada tahun 2019 dengan kontraksi sebesar 5,17 persen yang artinya nilai produksi ekonomi riil mengalami penyusutan sebesar angka tersebut dibandingkan tahun sebelumnya.
International Monetary Fund (IMF) mendeteksi anomali pada tahun 2020, dimana meskipun terjadi krisis pandemi global, penurunan nilai PDB PPP Montenegro hanya sebesar 2,73 persen, jauh lebih kecil dibandingkan kontraksi tahun 2019 yang terjadi sebelum pandemi. Setelah titik terendah 2020, pemulihan ekonomi berjalan lambat pada 2021 sebelum akhirnya memasuki jalur pertumbuhan konsisten mulai pertengahan 2022 sampai dengan data tahun 2024 ini. Tidak ada kejadian penurunan nilai kembali sejak akhir tahun 2021.
International Monetary Fund (IMF) mencatat dari sisi peringkat regional kawasan Eropa, Montenegro tetap berada di posisi 39 sepanjang tahun 2023 dan 2024, tidak mengalami perubahan peringkat dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun terjadi pertumbuhan nilai, pergerakan peringkat tidak terjadi karena sebagian besar negara tetangga di kawasan Eropa Selatan juga mencatatkan pertumbuhan yang sebanding pada periode yang sama. Satu-satunya pergeseran peringkat dalam 10 tahun terakhir hanya terjadi antara posisi 39 dan 40.
International Monetary Fund (IMF) merilis proyeksi sampai tahun 2030 yang menunjukkan pertumbuhan PDB PPP Montenegro akan melambat secara bertahap mulai tahun 2025. Setelah pertumbuhan 1,1 persen pada 2024, proyeksi pertumbuhan tahun 2025 hanya 1,08 persen, kemudian terus menurun sampai menyentuh titik stagnan 0 persen pada tahun 2028. Artinya, setelah tahun 2028 nilai indikator ini hampir tidak akan mengalami peningkatan berarti sampai akhir periode proyeksi.
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Kepulauan Marshall 2024)
International Monetary Fund (IMF) membandingkan bahwa pertumbuhan PDB PPP Montenegro tiga tahun terakhir berada di bawah rata-rata kawasan Eropa. Negara dengan pertumbuhan terbaik dalam periode tiga tahun terakhir adalah Ukraina dengan pertumbuhan tahunan rata-rata 10,34 persen, diikuti oleh Moldova sebesar 3,42 persen. Sementara itu posisi peringkat Montenegro tahun 2024 hanya berada satu tingkat di atas Kosovo yang menempati posisi terakhir peringkat 40 kawasan Eropa.
Kondisi ekonomi riil Montenegro saat ini menunjukkan pemulihan yang stabil namun tidak cukup kuat untuk mendorong lompatan peringkat regional. Meskipun sudah berhasil keluar dari periode stagnasi 7 tahun, laju pertumbuhan yang mulai melambat dan proyeksi stagnan setelah 2028 menjadi catatan kritis yang perlu diantisipasi oleh pengambil kebijakan negara ini. Tanpa perubahan struktural ekonomi, Montenegro akan tetap berada di kelompok terbawah PDB PPP kawasan Eropa dalam satu dekade ke depan.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Mei) | 3,08% | +0.66 | |
| Inflasi mom (Mei) | 0,28% | +0.15 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.908 | +0.42 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Apr) | 89,10 | -97.32 | |
| Ekspor Migas (Apr) | 1,16 | -9.81 | |
| Impor Migas (Apr) | 4,60 | +45.09 | |
| Ekspor (Apr) | 25,30 | +12.32 | |
| Impor (Apr) | 25,21 | +31.28 | |
| Kunjungan Wisman (Apr) | 1,25 | +14.75 | |
| NTP (Mei) | 113,79 | +1.34 |