PDB

PDB Paritas Daya Beli (PPP) Kepulauan Marshall 2015 - 2024

1
Agus Dwi Darmawan 26/12/2025 09:26 WIB
Image Loader
Memuat...
PDB Paritas Daya Beli (PPP) Kepulauan Marshall 2015 - 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan data dari International Monetary Fund (IMF), PDB Paritas Daya Beli (PPP) Kepulauan Marshall pada tahun 2024 berada di angka 1.05. Angka ini menunjukkan sedikit kenaikan dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 1.02, namun sama dengan nilai pada tahun 2015.

Secara historis, PDB PPP Kepulauan Marshall menunjukkan fluktuasi. Sempat mencapai titik tertinggi pada tahun 2017 dan 2018 di angka 1.12 dan 1.123, kemudian mengalami penurunan signifikan hingga mencapai titik terendah di 1 pada tahun 2022. Nilai ini kemudian perlahan pulih di 2023 dan 2024.

(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Aneka Barang dan Jasa Kota Pariaman | 2024)

Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Kepulauan Marshall terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).

Dalam tiga tahun terakhir (2022-2024), pertumbuhan PDB PPP Kepulauan Marshall relatif rendah. Pertumbuhan tahunan tercatat turun 7.61% (2022), 2.81% (2023), dan 2.74% (2024). Dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir (2019-2023) yang berada di kisaran -0.16%, pertumbuhan tiga tahun terakhir menunjukkan perbaikan, namun masih di bawah potensi.

Kenaikan tertinggi PDB PPP Kepulauan Marshall tercatat pada tahun 2016 dengan pertumbuhan 6.17%. Sementara penurunan terdalam terjadi pada tahun 2022 dengan kontraksi turun 7.61%. Anomali ini, jika dibandingkan dengan 10 tahun terakhir, menunjukkan bahwa ekonomi Kepulauan Marshall cukup rentan terhadap guncangan eksternal.

Secara regional di Oseania, ranking PDB PPP Kepulauan Marshall berada di posisi 11 pada tahun 2024. Posisi ini tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, menunjukkan bahwa Kepulauan Marshall belum mampu meningkatkan daya saing ekonominya di kawasan tersebut.

(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sulawesi Tengah 2015 - 2024)

IMF memproyeksikan PDB PPP Kepulauan Marshall akan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang. Proyeksi menunjukkan angka 1.057 pada tahun 2025 dan mencapai 1.105 pada tahun 2030. Meskipun demikian, tingkat pertumbuhan yang diproyeksikan relatif kecil, dengan pertumbuhan tahunan di bawah 3% hingga tahun 2030.

Dibandingkan dengan negara lain di Oseania, pertumbuhan PDB PPP Kepulauan Marshall masih lebih baik dari Tuvalu yang mengalami kontraksi -1.05% pada tahun 2024. Namun, Kepulauan Marshall berada di bawah negara-negara seperti Nauru (4.28%), Papua Nugini (4.00%), dan Fiji (3.89%). Secara peringkat nilai tahun terakhir, Kepulauan Marshall berada di bawah Kiribati (1.038) dan Mikronesia (1.085).

Data Stories Terkini

Data Populer

Loading...