Waspada! Dini Hari Ini Gunung Semeru Kembali Erupsi (Selasa, 24 Februari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Selasa (24/2/2026) pukul 01.51 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 8 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai None meter di atas puncak (None meter di atas permukaan laut).
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 milimeter dan durasi 248 detik.
(Baca: NTT Selalu Dilanda Karhutla 10 Tahun Terakhir, BMKG Imbau Tingkatkan Kesiagaan)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 24 Februari 2026 pukul 18.00-23.59 WIB menunjukkan terjadi 16 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 11-22 milimeter dan lama gempa 76-136 detik.
Kemudian, 7 kali gempa hembusan dengan amplitudo 4-6 milimeter dan lama gempa 45-51 detik serta 2 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 20-30 milimeter s-p 13 detik dan lama gempa 43-220 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 747 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 392 kali letusan.
(Baca: Akibat Karhutla, ISPA Kalimantan Selatan Capai 189 Ribu Kasus per September 2023)