Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara mencatatkan penurunan persentase kemiskinan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase kemiskinan di Kota Tebing Tinggi sebesar 8,79% pada tahun 2024. Angka ini sedikit turun dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 9,49%. Dengan jumlah penduduk 182.226 jiwa, terdapat 15.310 penduduk miskin di kota ini.
Pada tahun 2024, kemiskinan di Kota Tebing Tinggi mengalami penurunan sebesar 7,38%. Dibandingkan kabupaten lain di Sumatera Utara, penurunan ini menempatkan Kota Tebing Tinggi pada urutan yang cukup baik. Penurunan jumlah penduduk miskin juga tercatat, yaitu sebesar 1.050 jiwa dari tahun sebelumnya.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Lombok Timur | 2004 - 2024)
Data historis menunjukkan bahwa angka kemiskinan di Kota Tebing Tinggi fluktuatif selama periode 2004-2024. Persentase kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2008 sebesar 16,5%, sementara terendah pada tahun 2024 sebesar 8,79%. Pertumbuhan angka kemiskinan terendah terjadi pada tahun 2007 yaitu -13,43%, sedangkan tertinggi pada tahun 2008 sebesar 70,63%. Dibandingkan rata-rata 3 tahun terakhir, angka kemiskinan saat ini lebih rendah. Jika dibandingkan dengan 5 tahun terakhir, angka kemiskinan juga menunjukkan penurunan. Secara nasional, Kota Tebing Tinggi berada pada urutan ke-275 dalam persentase kemiskinan.
Jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Sumatera Utara, Kota Tebing Tinggi memiliki angka kemiskinan yang mirip dengan Kabupaten Humbang Hasundutan (8,44%), Kabupaten Labuhan Batu Utara (8,98%), Kabupaten Langkat (9,04%), Kabupaten Mandailing Natal (8,69%), Kabupaten Padang Lawas Utara (8,97%), dan Kabupaten Tapanuli Utara (8,21%). Perbandingan ini memberikan gambaran mengenai kondisi sosial ekonomi yang relatif serupa di wilayah tersebut.
Kabupaten Humbang Hasundutan
Kabupaten Humbang Hasundutan mencatatkan persentase kemiskinan 8,44%, dengan jumlah penduduk miskin 16.780 jiwa. Angka ini menempatkan Humbang Hasundutan pada peringkat ke-290 secara nasional. Pertumbuhan kemiskinan di kabupaten ini mengalami penurunan sebesar 2,88%. Jumlah penduduk tercatat sebanyak 209.317 jiwa, dengan pertumbuhan 2,06%. Garis kemiskinan di Humbang Hasundutan adalah Rp 487.256,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita mencapai Rp 39,94 juta per tahun.
Kabupaten Labuhan Batu Utara
Kabupaten Labuhan Batu Utara memiliki persentase kemiskinan 8,98% dan menduduki peringkat ke-268 di Indonesia. Jumlah penduduk miskin tercatat 34.000 jiwa dari total populasi 398.860 jiwa. Pertumbuhan persentase kemiskinan sedikit turun turun 1,1%. Garis kemiskinan di kabupaten ini mencapai Rp 607.292,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita mencapai Rp 89,49 juta per tahun, dengan pertumbuhan 8,1%.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Trenggalek | 2004 - 2024)
Kabupaten Langkat
Kabupaten Langkat memiliki persentase kemiskinan 9,04%, menduduki peringkat ke-264 secara nasional. Dengan jumlah penduduk 1.109.248 jiwa, terdapat 96.540 jiwa penduduk miskin. Terjadi penurunan kemiskinan sebesar 2,06%. Garis kemiskinan di Langkat adalah Rp 507.996,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita mencapai Rp 57,85 juta per tahun, dengan pertumbuhan tertinggi yaitu 9,84%.
Kabupaten Mandailing Natal
Kabupaten Mandailing Natal memiliki persentase kemiskinan 8,69% dan menempati urutan ke-280 di Indonesia. Jumlah penduduk miskin mencapai 40.560 jiwa dari total populasi 498.720 jiwa. Terjadi penurunan kemiskinan sebesar 1,92%. Garis kemiskinan di kabupaten ini adalah Rp 519.553,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita mencapai Rp 40,12 juta per tahun, dengan pertumbuhan 8,85%.
Kabupaten Padang Lawas Utara
Kabupaten Padang Lawas Utara memiliki persentase kemiskinan 8,97% dan berada pada urutan ke-270 di Indonesia. Jumlah penduduk miskin di wilayah ini tercatat sebanyak 27.210 jiwa dari total populasi 272.273 jiwa. Terjadi kenaikan angka kemiskinan sebesar 2,05%. Garis kemiskinan di Padang Lawas Utara adalah Rp 502.403,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita mencapai Rp 63,54 juta per tahun, dengan pertumbuhan 10,63%.
Kabupaten Tapanuli Utara
Kabupaten Tapanuli Utara memiliki persentase kemiskinan 8,21%, menduduki peringkat ke-301 secara nasional. Jumlah penduduk miskin mencapai 25.510 jiwa dari total 329.252 jiwa penduduk. Terjadi penurunan angka kemiskinan sebesar 3,86%. Garis kemiskinan di Tapanuli Utara adalah Rp 531.593,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita mencapai Rp 34,49 juta per tahun, dengan pertumbuhan 6,25%.