Gunung Ibu Kembali Erupsi Sore Ini (Senin, 27 April 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Senin (27/4/2026) pukul 16.33 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi 4 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai None meter di atas puncak atau None meter di atas permukaan laut.
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 18 milimeter dan durasi 49 detik.
(Baca: Hampir 5 Ribu Kejadian Bencana Alam di Indonesia Sepanjang 2023, Karhutla Mendominasi)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 27 April 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 122 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-28 milimeter dan lama gempa 36-88 detik.
Kemudian, 3 kali gempa hembusan dengan amplitudo 6-13 milimeter dan lama gempa 37-41 detik serta 8 kali harmonik dengan amplitudo 3-10 milimeter dan lama gempa 33-188 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.695 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (874 kali letusan) sedangkan Gunung Ibu erupsi 607 kali.
(Baca: Kalimantan Barat Hasilkan Emisi CO2 dari Karhutla Terbanyak sampai Juli 2023)