Kabupaten Gorontalo Utara mencatatkan penurunan persentase kemiskinan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, persentase penduduk miskin di wilayah ini sebesar 16,86% pada tahun 2024. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 17,03%. Dengan jumlah penduduk 131.338 jiwa, terdapat 18.990 penduduk miskin di kabupaten ini.
Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah penduduk miskin berkurang 180 jiwa, atau terjadi penurunan sebesar 0,94%. Secara historis, angka kemiskinan di Gorontalo Utara menunjukkan fluktuasi. Tahun 2024, Gorontalo Utara berada di peringkat 78 nasional untuk persentase kemiskinan. Posisi ini sedikit lebih baik dari tahun 2023 yang berada di peringkat 80.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Bangka Selatan Periode 2004 - 2024)
Data historis menunjukkan angka kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2007 sebesar 33,18%. Angka terendah terjadi pada tahun 2024, yaitu 16,86%. Pertumbuhan angka kemiskinan terendah terjadi pada tahun 2008 dengan -27,85%, sedangkan pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2017 dengan 3,89%. Dibandingkan rata-rata 3 tahun terakhir (2022-2024) sebesar 17,04%, angka kemiskinan saat ini lebih rendah. Namun dibandingkan rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) sebesar 17,05%, angka ini juga lebih rendah.
Jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Provinsi Gorontalo, persentase kemiskinan di Gorontalo Utara berada di antara Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Pohuwato. Kabupaten Boalemo memiliki persentase kemiskinan 17,83%, Kabupaten Bone Bolango 14,8%, Kota Gorontalo 5,74%, Kabupaten Pohuwato 17,11% dan Kabupaten Gorontalo 16,43%.
Kabupaten Boalemo
Kabupaten Boalemo mencatatkan persentase kemiskinan sebesar 17,83% dan menempatkannya pada peringkat ke-65 secara nasional. Jumlah penduduk miskin di kabupaten ini mencapai 31.530 jiwa, yang merupakan penurunan sebesar 1,28% dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan total penduduk 152.098 jiwa, garis kemiskinan di Boalemo adalah Rp 551,19 ribu per kapita per bulan. Pendapatan per kapita di Boalemo tercatat sebesar Rp 45,56 juta per tahun. Pertumbuhan penduduknya 1,06%.
(Baca: 3,83% Penduduk di Kota Pariaman Masuk Kategori Miskin)
Kabupaten Bone Bolango
Dengan persentase kemiskinan 14,8%, Kabupaten Bone Bolango berada di peringkat 101 secara nasional. Jumlah penduduk miskinnya mencapai 23.670 jiwa, mengalami penurunan signifikan sebesar 4,25%. Jumlah penduduknya 173.416 jiwa. Garis kemiskinan di wilayah ini adalah Rp 531,29 ribu per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat Bone Bolango mencapai Rp 35,45 juta per tahun. Pertumbuhan penduduknya tercatat sebesar 1,85%.
Kota Gorontalo
Kota Gorontalo memiliki persentase kemiskinan terendah dibandingkan wilayah lain yang dibandingkan, yaitu 5,74% dan menduduki peringkat 411 secara nasional. Jumlah penduduk miskin di kota ini mencapai 12.970 jiwa, meningkat 2,77% dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah penduduk 203.812 jiwa, garis kemiskinan di Kota Gorontalo adalah yang tertinggi dibandingkan kabupaten lain, mencapai Rp 723,86 ribu per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat Kota Gorontalo mencapai Rp 54,07 juta per tahun. Pertumbuhan penduduknya hanya 0,3%.
Kabupaten Pohuwato
Kabupaten Pohuwato mencatatkan persentase kemiskinan sebesar 17,11% dan berada di peringkat 74 secara nasional. Jumlah penduduk miskin di kabupaten ini adalah 28.930 jiwa, dengan penurunan 1,57% dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan jumlah penduduk 161.727 jiwa, garis kemiskinan di Pohuwato adalah Rp 391,24 ribu per kapita per bulan. Pendapatan per kapita di Pohuwato tercatat sebesar Rp 55,79 juta per tahun. Pertumbuhan penduduknya tercatat sebesar 2,58%.
Kabupaten Gorontalo
Kabupaten Gorontalo memiliki persentase kemiskinan 16,43% dan menempati peringkat ke-81 secara nasional. Jumlah penduduk miskin di kabupaten ini mencapai 61.910 jiwa, menunjukkan penurunan signifikan sebesar 6,03%. Jumlah penduduk 421.699 jiwa, garis kemiskinan di Kabupaten Gorontalo mencapai Rp 605,74 ribu per kapita per bulan. Pendapatan per kapita di Kabupaten Gorontalo tercatat Rp 41,75 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk tercatat sebesar 1,57%.