Kemendikbud merilis data hasil seleksi penerimaan siswa baru jalur prestasi raport SMA Negeri 14 Depok tahun 2025 untuk wilayah Provinsi Jawa Barat. Data ini menampilkan 10 siswa dengan urutan nilai akhir terendah yang tetap lolos seleksi, beserta sebaran nilai ujian terstandar yang diujikan. Nilai ujian terstandar pada kelompok ini berada pada rentang 200 sampai 230 poin, dengan rata-rata 209 poin. Nilai terendah pada kelompok 10 terbawah ini adalah 200 poin, yang dicapai oleh 5 siswa dalam daftar. Terdapat pola dimana nilai tes terstandar yang rendah dapat tertolong oleh nilai raport yang tinggi, begitu pula sebaliknya nilai tes tinggi dapat tertarik turun akibat rata-rata raport yang kurang optimal.
Mulai tahun 2025, pemerintah daerah khususnya Jawa Barat, menerapkan skema baru dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) melalui jalur prestasi. Untuk jalur prestasi ke jenjang SMA, parameter seleksi tidak hanya mengandalkan nilai rapor sebagai hasil akhir.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat kali ini melakukan uji tes terstandar bagi seluruh siswa yang mendaftar. Untuk SPMB jalur prestasi akademik rapor, pembobotannya adalah 50% nilai rata-rata rapor ditambah dengan 50% nilai hasil tes terstandar.
(Baca: Nilai Minimal Tes Terstandar Masuk ke SMA6 Kota Depok | 2025)
Perubahan skema ini dilakukan sebagai tindak lanjut ditemukannya beberapa kasus pengelembungan nilai sehingga nilai rapor tidak lagi dianggap sebagai penilaian yang objektif. Untuk masuk lewat jalur prestasi, siswa wajib mengikuti tes terstandar versi Disdik Jabar dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) versi Kemendikdasmen.
(Baca: Daftar 10 Siswa Lolos Ujian Masuk SMA12 Kota Depok 2025)
Berikut ini adalah daftar siswa yang berhasil lolos masuk ke SMA NEGERI 14 DEPOK melalui jalur prestasi. Siswa yang ada dalam daftar ini masuk dalam urutan 10 besar terbawah nilai akhir keseluruhan, namun tetap memenuhi batas kelulusan seleksi. Perlu diketahui tes terstandar kali ini terdiri dari 30 butir soal dengan bobot 10 poin per soal, sehingga skor maksimal yang dapat dicapai adalah 300 poin.
Muhammad Fathir
Siswa asal SMP Negeri 26 Depok ini menempati urutan nilai ke-5. Muhammad mendapatkan nilai ujian terstandar 230 poin, yang berarti tidak menjawab dengan benar sebanyak 7 butir soal. Jarak tempat tinggalnya dengan SMA Negeri 14 Depok adalah 2,02 km.
Skor nilai raport: 447.727
Nilai ujian terstandar: 230
Nilai akhir: 338.86
Elvina Tabinaputri Maritza
Berasal dari SMP IT Darul Abidin, Elvina berada pada urutan nilai ke-6. Ia memperoleh nilai tes terstandar 220 poin, dengan 8 butir soal yang tidak berhasil dijawab tepat. Jarak kediamannya dengan sekolah tujuan adalah 779,53 meter.
Skor nilai raport: 451.182
Nilai ujian terstandar: 220
Nilai akhir: 335.59
Zahra Afifah Octaviani
Siswa lulusan SMP Negeri 2 Depok ini menempati urutan nilai ke-7. Zahra mencatatkan nilai ujian terstandar 220 poin, yang berarti 8 soal tidak dijawab dengan benar. Jarak tempat tinggalnya dengan sekolah adalah 1,90 km.
Skor nilai raport: 441.273
Nilai ujian terstandar: 220
Nilai akhir: 330.64
Fadhilah Kinaya Heriyanti
Berasal dari Mts N 4 Jakarta Selatan, Fadhilah berada pada urutan nilai ke-8. Ia mendapatkan nilai tes terstandar 210 poin, dengan 9 butir soal yang tidak berhasil ditebak jawabannya dengan tepat. Jarak kediamannya hanya 147,55 meter dari SMA Negeri 14 Depok.
Skor nilai raport: 461.417
Nilai ujian terstandar: 210
Nilai akhir: 335.71
Aathifah Nuraini
Siswa asal SMP Gelora Depok ini menempati urutan nilai ke-9. Aathifah memperoleh nilai ujian terstandar 210 poin, yang berarti 9 butir soal tidak dijawab dengan benar. Jarak tempat tinggalnya dengan sekolah tujuan mencapai 3,28 km.
Skor nilai raport: 446.909
Nilai ujian terstandar: 210
Nilai akhir: 328.45
Skolastika Fausta Bening Putri Frasdika
Lulusan SMP Negeri 1 Depok ini berada pada urutan nilai ke-10. Skolastika mendapatkan nilai tes terstandar 200 poin, dengan 10 butir soal yang tidak berhasil dijawab tepat. Jarak kediamannya dengan sekolah adalah 2,74 km.
Skor nilai raport: 465.364
Nilai ujian terstandar: 200
Nilai akhir: 332.68
Muhammad Hammam Al Barra
Siswa asal SMP Negeri 19 Depok ini menempati urutan nilai ke-11. Ia memperoleh nilai ujian terstandar 200 poin, yang berarti 10 butir soal tidak dijawab dengan benar. Jarak tempat tinggalnya dengan sekolah adalah 539,36 meter.
Skor nilai raport: 456.636
Nilai ujian terstandar: 200
Nilai akhir: 328.32
Fayza Nur Adira
Berasal dari SMP Muhammadiyah 1, Fayza berada pada urutan nilai ke-12. Ia mendapatkan nilai tes terstandar 200 poin, dengan 10 butir soal yang tidak berhasil ditebak jawabannya. Jarak kediamannya dengan sekolah adalah 640,04 meter.
Skor nilai raport: 453.818
Nilai ujian terstandar: 200
Nilai akhir: 326.91
Riri Nur Aeni
Siswa lulusan SMP Negeri 26 Depok ini menempati urutan nilai ke-13. Riri mencatatkan nilai ujian terstandar 200 poin, yang berarti 10 butir soal tidak dijawab dengan benar. Jarak tempat tinggalnya dengan sekolah adalah 603,82 meter.
Skor nilai raport: 452.818
Nilai ujian terstandar: 200
Nilai akhir: 326.41
Amelia Wijayanti
Berasal dari SMP Negeri 26 Depok, Amelia berada pada urutan nilai ke-14. Ia mendapatkan nilai tes terstandar 200 poin, dengan 10 butir soal yang tidak berhasil dijawab tepat. Jarak kediamannya hanya 331,64 meter dari sekolah tujuan.
Skor nilai raport: 452.636
Nilai ujian terstandar: 200
Nilai akhir: 326.32
Seluruh siswa dalam daftar ini telah memenuhi seluruh syarat administrasi dan akademik yang ditetapkan, dan secara resmi dinyatakan lulus sebagai siswa baru SMA Negeri 14 Depok tahun ajaran 2025/2026 melalui jalur prestasi raport.