Kemendikbud merilis data skor tertinggi dalam ujian masuk sekolah lewat jalur prestasi raport Jawa Barat tahun 2025, khususnya untuk siswa yang tembus ke SMAN 6 Kota Depok dalam urutan 10 besar terbawah berdasarkan nilai akhir. Analisis kolom nilai ujian terstandar menunjukkan tiga siswa memperoleh nilai minimal 210 dan tujuh siswa lainnya 200. Nilai terstandar rendah ini pada beberapa siswa terbantu oleh rata-rata nilai raport yang cukup tinggi (misal siswa dengan nilai terstandar 200 memiliki rata-rata raport sekitar 465 poin), sementara siswa dengan nilai terstandar 210 memiliki rata-rata raport lebih rendah sekitar 457 poin sehingga nilai akhir keduanya berada dalam rentang yang sama. Sebaran nilai 10 terendah ini berkisar dari 329,55 hingga 338,18 poin, dengan rata-rata sekitar 332,7 poin. Nilai terendah dalam daftar ini adalah 329,55 poin.
Mulai tahun 2025, pemerintah daerah khususnya Jawa Barat, menerapkan skema baru dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) melalui jalur prestasi. Untuk jalur prestasi ke jenjang SMA, parameter seleksi tidak hanya mengandalkan nilai rapor sebagai hasil akhir.
(Baca: Daftar 10 Siswa Lolos Ujian Masuk SMA7 Kota Depok 2025)
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat kali ini melakukan uji tes terstandar bagi seluruh siswa yang mendaftar. Untuk SPMB jalur prestasi akademik rapor, pembobotannya adalah 50% nilai rata-rata rapor ditambah dengan 50% nilai hasil tes terstandar.
Perubahan skema ini dilakukan sebagai tindak lanjut ditemukannya beberapa kasus pengelembungan nilai sehingga nilai rapor tidak lagi dianggap sebagai penilaian yang objektif. Untuk masuk lewat jalur prestasi, siswa wajib mengikuti tes terstandar versi Disdik Jabar dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) versi Kemendikdasmen.
Berikut ini adalah daftar siswa yang berhasil lolos masuk ke SMAN 6 Kota Depok melalui jalur prestasi. Siswa yang ada dalam daftar ini mendapatkan nilai terbaik dalam ujian terstandar dan nilai raport, namun berada di urutan 10 besar terbawah dilihat berdasarkan nilai akhir keseluruhan.
Muhammad Syamil Al Fatih
Anak berprestasi dari SMP IT Ummul Quro yang berhasil lolos ke SMAN 6 Kota Depok dengan urutan nilai ke-48. Dalam tes terstandar yang terdiri dari 30 soal (setiap soal bernilai 10 poin), ia memperoleh nilai 210 yang berarti 9 soal tidak dijawab dengan benar. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 3,56 km.
Skor nilai raport: 455,273 poin
Nilai ujian terstandar: 210 poin
Nilai akhir: 332,64 poin
Faradhiba Ruciragati Septian Nabila
Siswa berprestasi dari MTSN 4 Jakarta yang memperoleh urutan nilai ke-49 saat masuk SMAN 6 Kota Depok. Hasil tes terstandarnya adalah 210 poin, yang menunjukkan 9 soal tidak berhasil dijawab dengan tepat dari total 30 soal. Jarak antara rumahnya dan sekolah pilihan adalah sekitar 2,46 km.
Skor nilai raport: 458,667 poin
Nilai ujian terstandar: 210 poin
Nilai akhir: 334,33 poin
Tiara Putri Arifia
Berprestasi dari SMP Negeri 13 Depok, siswa ini masuk SMAN 6 Kota Depok dengan urutan nilai ke-50. Dalam tes terstandar, ia mendapatkan 210 poin yang berarti 9 soal tidak dijawab dengan benar. Jarak rumahnya ke sekolah adalah sekitar 1,14 km.
Skor nilai raport: 450,455 poin
Nilai ujian terstandar: 210 poin
Nilai akhir: 330,23 poin
Vanya Aqeela Devega
(Baca: Statistik Nilai Ekspor SITC Kode 04 Gandum dan Olahan Gandum Periode 2023-2025)
Siswa dari SMP Negeri 20 Depok yang berhasil lolos ke SMAN 6 Kota Depok dengan urutan nilai ke-51. Hasil tes terstandarnya adalah 200 poin, yang berarti 10 soal tidak berhasil dijawab dengan tepat. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 1,32 km.
Skor nilai raport: 476,364 poin
Nilai ujian terstandar: 200 poin
Nilai akhir: 338,18 poin
Ayu Safira
Anak berprestasi dari SMP Negeri 14 Depok yang masuk SMAN 6 Kota Depok dengan urutan nilai ke-52. Dalam tes terstandar, ia memperoleh 200 poin yang menunjukkan 10 soal tidak dijawab dengan benar. Jarak rumahnya ke sekolah adalah sekitar 5,91 km.
Skor nilai raport: 471,091 poin
Nilai ujian terstandar: 200 poin
Nilai akhir: 335,55 poin
Anisaa Surya Ningrum
Siswa berprestasi dari SMP Negeri 17 Depok yang mendapatkan urutan nilai ke-53 saat masuk SMAN 6 Kota Depok. Hasil tes terstandarnya adalah 200 poin, yang berarti 10 soal tidak berhasil dijawab dengan tepat. Jarak antara rumahnya dan sekolah pilihan adalah sekitar 3,89 km.
Skor nilai raport: 469,273 poin
Nilai ujian terstandar: 200 poin
Nilai akhir: 334,64 poin
Al Ghifary
Berprestasi dari SMP Negeri 20 Depok, siswa ini masuk SMAN 6 Kota Depok dengan urutan nilai ke-54. Dalam tes terstandar, ia mendapatkan 200 poin yang menunjukkan 10 soal tidak dijawab dengan benar. Jarak rumahnya ke sekolah adalah sekitar 3,16 km.
Skor nilai raport: 467,364 poin
Nilai ujian terstandar: 200 poin
Nilai akhir: 333,68 poin
Viantika Suganda
Siswa dari SMP Muhammadiyah 29 Sawangan yang berhasil lolos ke SMAN 6 Kota Depok dengan urutan nilai ke-55. Hasil tes terstandarnya adalah 200 poin, yang berarti 10 soal tidak berhasil dijawab dengan tepat. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 1,95 km.
Skor nilai raport: 460,0 poin
Nilai ujian terstandar: 200 poin
Nilai akhir: 330,0 poin
Callysta Alysia Sabila
Anak berprestasi dari SMP Negeri 26 Depok yang masuk SMAN 6 Kota Depok dengan urutan nilai ke-56. Dalam tes terstandar, ia memperoleh 200 poin yang menunjukkan 10 soal tidak dijawab dengan benar. Jarak rumahnya ke sekolah adalah sekitar 3,01 km.
Skor nilai raport: 459,182 poin
Nilai ujian terstandar: 200 poin
Nilai akhir: 329,59 poin
Anezka Syabani Hadiprawiro
Siswa berprestasi dari SMP IT Al-Muqorrobin yang mendapatkan urutan nilai ke-57 saat masuk SMAN 6 Kota Depok. Hasil tes terstandarnya adalah 200 poin, yang berarti 10 soal tidak berhasil dijawab dengan tepat. Jarak antara rumahnya dan sekolah pilihan adalah sekitar 3,44 km.
Skor nilai raport: 459,091 poin
Nilai ujian terstandar: 200 poin
Nilai akhir: 329,55 poin