7 Partai Ini Tidak Memenuhi Syarat Parliamentary Threshold pada Pemilu 2019

Politik
1
Viva Budy Kusnandar 02/08/2022 17:10 WIB
Perolehan Suara 7 Partai Politik yang Tidak Memenuhi Syarat Parliamentary Threshold pada Pemilu 2019
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Pendaftaran Partai Politik (Parpol) calon peserta pemilihan umum (Pemilu) 2024 telah dibuka dan berlangsung mulai 1-14 Agustus 2022. Sementara, pelaksanaan Pemilu legislatif dijadwalkan berlangsung pada Februari 2024.

Sebagai informasi, pada pasal 414 dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu) berbunyi:

“Partai Politik Peserta Pemilu harus memenuhi ambang batas perolehan suara paling sedikit 4% (empat persen) dari jumlah suara sah secara nasional untuk ikut dalam penentuan perolehan kursi anggota DPR.”

Artinya, partai politik (Parpol) yang berhak menempatkan wakilnya di parlemen (Dewan Perwakilan Rakyat/DPR RI) harus meraih suara minimal 4% dari total suara sah secara nasional pada Pemilu 2019.

Dengan adanya aturan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) ini, terdapat 7 partai yang gagal melenggang ke Senayan. Partai-partai ini meraih suara kurang dari 4% pada sehingga tidak diperhitungkan dalam perhitungan perolehan kursi DPR RI periode 2019-2024.

Berikut ini 7 partai politik yang gagal menempatkan wakilnya di parlemen pada Pemilu 2019:

  1. Perindo: 3,74 juta suara (2,67%)
  2. Partai Berkarya: 2,93 juta suara (2,09%)
  3. PSI: 2,65 juta suara (1,89%)
  4. Partai Hanura: 2,16 juta suara (1,54%)
  5. Partai Bulan Bintang: 1,1 juta suara (0,79%)
  6. Partai Garuda: 702,53 ribu suara (0,5%)
  7. PKPI: 312,78 ribu suara (0,22%)

(Baca: Apa Itu Parliamentary Threshold?)

 

Editor : Annissa Mutia
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.