Banyak Warga RI Mulai Kena "Demam Korea" pada Awal Pandemi

Media
1
Reza Pahlevi 26/07/2022 15:00 WIB
Tahun Pertama Responden Mulai Menggemari Hiburan Korea Selatan
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Produk industri hiburan Korea Selatan banyak digemari di Indonesia, baik itu musik K-Pop maupun film serial televisi K-Drama.

Menurut laporan Katadata Insight Center (KIC) bersama Zigi.id, dari sekitar seribu orang yang disurvei, mayoritas atau 10,9% responden terkena "demam Korea" atau mulai menggemari hiburan Korea Selatan sejak awal pandemi tahun 2020.

Adapun gelombang "demam Korea" sudah terlihat menguat selama periode 2015-2019. Dalam periode ini ada lebih dari 5% responden tiap tahunnya yang mulai menyukai hiburan Korea Selatan, meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya seperti terlihat pada grafik.

Jika dirunut ke belakang lagi, penggemar hiburan Korea Selatan di Indonesia diperkirakan pertama kali tumbuh signifikan pada 2010 dengan persentase penggemar baru 7,1%, naik jauh dibanding tahun sebelumnya yang hanya 3,3%.

"Pada tahun itu adalah masa berjaya K-Pop generasi kedua seperti Wonder Girls, SNSD, Super Junior, 2NE1, BIGBANG dan sebagainya," jelas survei tersebut.

Survei KIC melibatkan 1.609 responden yang didominasi Generasi Z (65,1%). Secara jenis kelamin, mayoritas atau 69,9% responden merupakan perempuan, sementara responden laki-laki hanya 30,1%.

Laporan lengkap survei ini dapat diunduh di https://zigi.id/surveipenggemarkorea.

(Baca: K-Pop vs K-Drama, Mana yang Penggemarnya Lebih Banyak?)

Editor : Adi Ahdiat
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.