Album BTS Paling Laku Dibanding Artis Hybe Lainnya

Media
1
Reza Pahlevi 22/06/2022 14:40 WIB
Jumlah Penjualan Album Grup K-Pop di Bawah Label Rekaman Hybe (2019-2021)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Saham perusahaan label rekaman dan agensi K-Pop, Hybe Co Ltd, anjlok setelah salah satu grupnya BTS mengumumkan hiatus pada Selasa pekan lalu (14/6/2022).

Sampai perdagangan hari ini, Rabu (22/6/2022), saham Hybe tercatat sudah anjlok 26,68% sejak pengumuman tersebut.

Penjualan album BTS memang menjadi tulang punggung pendapatan Hybe. Belum lagi memperhitungkan pendapatan dari konser, iklan, dan komersialisasi lainnya.

Berdasarkan data Gaon, pada 2021 Hybe menjual 7,4 juta kopi album BTS. Jumlah ini dua kali lipat lebih tinggi dari Seventeen, grup lain di bawah manajemen Hybe yang albumnya terjual 3,7 juta kopi sepanjang tahun lalu.

Grup lain di bawah Hybe, yaitu TXT menjual 1,8 juta kopi album. Kemudian Enhypen, yang memulai debutnya pada 2020, tercatat menjual 2,2 juta kopi album pada 2021.

Pada kuartal I 2022, Hybe mencatatkan pendapatan sebesar 284,97 miliar won Korea. Nilai ini naik 59,8% secara tahunan (year-on-year).

(Baca: 5 Agensi Kpop Terkaya 2021, Nomor 1 Menaungi BTS)

Editor : Adi Ahdiat
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.