Penyaluran Pinjaman Fintech Lending Masih Dominan di Jawa

Keuangan
Penulis
Cindy Mutia Annur 09/12/2020 11:46 WIB
Akumulasi Penyaluran Pinjaman Fintech Lending dari Pulau Jawa dan Luar Jawa, Januari-Oktober 2020 (OJK)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Nilai akumulasi penyaluran pinjaman dari fintech lending di Indonesia per Oktober 2020 mencapai Rp 137,66 triliun atau naik 102,44% secara year-on-year (yoy).Namun, penyaluran pinjaman masih didominasi di wilayah Jawa yakni sebesar Rp 117,81 triliun atau meningkat 102,09% yoy. Sedangkan, di luar Jawa penyalurannya Rp 19,84 triliun atau naik 104,53% yoy.

Secara keseluruhan, sejak Januari hingga Oktober 2020 tren menunjukkan bahwa nilai akumulasi penyaluran pinjaman fintech lending baik di Jawa maupun luar pulau Jawa terus meningkat tiap bulannya.

Pada Januari 2020, nilai akumulasinya di Jawa sebesar Rp 75,70 triliun. Kemudian pada Oktober 2020 mencapai Rp 117,81 triliun. Begitu pula di luar Jawa, pada Januari lalu nilai akumulasinya Rp 12,66 triliun. Lalu, pada Oktober 2020 mencapai Rp 19,84 triliun.

(Baca: Pulau Jawa Masih Mendominasi Akumulasi Penyaluran Pinjaman Fintech Lending)

Data Populer
see more
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.