Ekonomi Jakarta -3,82% pada Kuartal III 2020

Pertumbuhan Produk Domestik Bruto DKI Jakarta Tahunan (Year on Year/YoY)

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS), 5 November 2020

Disalin..

Penulis: Dwi Hadya Jayani

Editor: Muhammad Ahsan Ridhoi

5/11/2020, 17.07 WIB

Pandemi Covid-19 masih menekan perekonomian hingga saat ini. Pada kuartal III 2020, ekonomi Jakarta masih terkontraksi 3,82% (year on year/yoy). Ini artinya Jakarta resmi masuk resesi dikarenakan selama dua kuartal berturut-turut perekonomian Jakarta tumbuh negatif. Sebagai informasi, ekonomi Jakarta pada kuartal II 2020 sebesar minus 8,23%.

Daya beli masyarakat masih lemah. Konsumsi rumah tangga yang menyumbangkan 59,61% ke ekonomi Jakarta tumbuh negatif 5,28% (yoy). Selain itu ekspor yang menyumbangkan 48,64% menjadi yang paling terdampak dengan pertumbuhan -20,75% (yoy).

(Baca: Pertumbuhan Ekonomi Bali dan Nusa Tenggara Paling Rendah di Kuartal III 2020)

TOPIK

PDB

data terkait

Anda memiliki 4 kuota artikel lagi hari ini. Silakan masuk atau mendaftar terlebih dahulu untuk mengakses seluruh artikel dan beberapa fitur lainnya.