Ekspor Perikanan Maluku Menurun Pascamoratorium Kapal Asing

Volume dan Nilai Ekspor Hasil Perikanan Maluku 2012-2016

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS), 2018

Disalin..

Penulis: Dwi Hadya Jayani

Editor: Hari Widowati

3/9/2019, 14.12 WIB

Gubernur Maluku Murad Ismail menyatakan perang kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terkait dengan kebijakan moratorium kapal asing yang dianggap merugikan Maluku. Menurut Murad, setiap bulan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengangkut ikan dari perairan Arafuru untuk diekspor, tetapi Provinsi Maluku tidak mendapatkan apa-apa dari ekspor tersebut.

Pasca pemberlakuan kebijakan moratorium oleh KKP, volume ekspor hasil perikanan di Provinsi Maluku kian menurun. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2013 tercatat ekspor perikanan di Provinsi Maluku mencapai 302,9 ribu ton. Namun, pada 2014 volume ekspor perikanan menurun 20,4% menjadi 162,2 ribu ton.

Pada 2015 dan 2016 penurunan mencapai lebih dari 90%, yaitu masing-masing sebesar 97,8% dan 99,7%. Selama 2015, volume ekspor hasil perikanan di Provinsi Maluku hanya 3,5 ribu ton sedangkan 2016 hanya 10 ton.

(Baca Databoks: Gubernur Maluku Nyatakan Perang ke Menteri Susi, Inilah Produksi Perikanan Laut Provinsi Maluku)

data terkait