Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Ponorogo, pada 2024 tercatat Rp27,05 juta. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 4,74% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp25,25 juta .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2021 pasca covid tercatat mencapai 3,19%.
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 977,72 ribu jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp28.088 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 442.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menjadi unggulan.
Sektor pertanian, kehutanan dan perikanan di Kabupaten Ponorogo pada 2024 mencatatkan nilai sebesar Rp6,81 jutajuta. PDRB ini berada di urutan pertama dibandingkan 17 sektor lain. Sektor ini tumbuh 1,1% dibandingkan dengan angka tahun sebelumnya yang tercatat Rp6,53 jutajuta.
Di urutan kedua adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh 5,23% menjadi Rp4,92 jutajuta, sektor industri pengolahan tumbuh 7,49% menjadi Rp2,6 jutajuta.
Sektor terakhir memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah jasa pendidikan dengan PDRB Rp2,17 jutajuta. Sektor ini tercatat tumbuh 4,39% dibandingkan capaian tahun sebelumnya dengan angka Rp2,05 jutajuta.
Distribusi PDRB di Kabupaten Ponorogo pada 2024
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Ponorogo ini adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan kontribusi mencapai 21,54%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, sektor informasi dan komunikasi, sektor konstruksi, dan sektor industri pengolahan.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Jasa Lainnya,Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial,Sektor Jasa Perusahaan,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang dan Sektor Pengadaan Listrik dan Gas.