4 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK: Ekonomi Tumbuh Stabil Di Kisaran 5%

20/10/2018, 21.06 WIB

Pada awal pemerintahan Presiden Jokowi-Jusuf Kalla ekonomi Indonesia sempat mengalami perlambatan dampak dari pemangkasan subsidi BBM sehingga hanya tumbuh 4,88% pada 2015.

Ekonomi Indonesia dalam empat tahun terakhir tumbuh cukup stabil di kisaran 5% meskipun dibayangi ketidakpastian global. Ekonomi nasional sempat mengalami perlambatan di awal pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Jusuf Kalla, yakni hanya tumbuh 4,88% pada 2015 dampak dari pemangkasan subsidi energi yang dianggap salah sasaran. Namun, pada tahun berikutnya kembali tumbuh di atas 5%.

Baca selengkapnya

Kondisi makro ekonomi yang dikelola dengan baik serta hati-hati dan terus menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya. Ini tercermin dari turunnya angka pengangguran ke 5,13% pada Februari 2018 dari 5,94% pada Agustus 2014. Angka kemiskinan juga turun menjadi 9,82% dari 10,96% serta ketimpangan penduduk juga turun menjadi 0,389 dari 0,414 posisi akhir 2014.

(Baca Databoks: Inilah Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sejak 1961)

Dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sepanjang 4 tahun pemerintahan Jokowi-JK yang cenderung ekspansif namun defisit anggaran tetap terkontrol di bawah 3%. Demikian pula defisit transaksi berjalan tetap berada di bawah 3%.

Tampilkan minimal

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (2014-SMT I 2018)

 
  • Sumber

    Badan Pusat Statistik (BPS)

  • Rilis

    Badan Pusat Statistik (BPS) 2018

  • Informasi lain

    Badan Pusat Statistik (BPS)

  • Embed Chart

Baca Juga

Statistik Lainnya