Ekspor Lemak dan Minyak Hewan Indonesia ke Afghanistan. Naik Menjadi US$ 2,64 Juta
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Indonesia membukukan ekspor dengan Afghanistan. sebesar US$ 6,39 juta data per Desember 2025. Nilai tersebut naik 2,21% dibandingkan ekspor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 6,25 juta.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Afghanistan. ekspor dalam 10 tahun terakhir telah banyak berkurang. Terendah ekspor Indonesia adalah US$ 5,1 juta dan untuk ekspor tertinggi di angka US$ 77,41 juta.
(Baca: Populasi Sapi Potong di Kalimantan Selatan | 2025)
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diekspor ke Afghanistan. 40 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, ke negara ini terdapat 10 produk utama Indonesia yang diekspor setiap tahun. Dengan kata lain, produk-produk tersebut merupakan andalan ekspor Indonesia ke Afghanistan. Lainnya, sebagian besar produk merupakan ekspor produk yang juga banyak diekspor ke negara lain.
Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diekspor Indonesia ke Afghanistan. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.
- Lemak dan minyak hewan, sayuran, atau mikroba dan produk pemecahannya
- Buah dan kacang yang bisa dimakan
- Produk farmasi.
- Kaca dan barang pecah belah.
- Kopi, teh, maté, dan rempah-rempah.
Di urutan pertama, Indonesia banyak mengekspor Lemak dan minyak hewan, sayuran, atau mikroba dan produk pemecahannya. Dalam klasifikasi tradmap, Lemak dan minyak hewan, sayuran, atau mikroba dan produk pemecahannya masuk kategori produk HS dengan kode 15. Produk ini merupakan jenis barang ekspor yang dikelompokkan bersama dengan lemak yang siap dikonsumsi dan. .
Pada 2025, Indonesia tercatat mengekspor US$ 2,64 juta. Nilai ekspor Lemak dan minyak hewan, sayuran, atau mikroba dan produk pemecahannya; lemak yang siap dikonsumsi;. . ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 265 ribu.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau di Kab. Takalar 2018 - 2024)
Di urutan kedua, ekspor Indonesia paling banyak adalah produk Buah dan kacang yang bisa dimakan. Nilai ekspor dari Afghanistan. pada 2025 tercatat US$ 1,15 juta. Angka ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 356 ribu.
Produk lainnya Produk farmasi. dalam kategori produk dengan kode HS 30. Indonesia mengekspor senilai US$ 1,04 juta, lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 1.320 ribu. Indonesia melakukan ekspor produk ini dengan tujuan ke satu negara. Ekspor Produk farmasi. ke Afghanistan. tercatat merupakan yang terbesar. Lima negara lain yang menjadi sumber ekspor Produk farmasi. adalah Afrika yang tidak disebutkan di tempat lain. Albania. Aljazair. dan Amerika yang tidak disebutkan di tempat lain..
Di urutan berikutnya, Indonesia banyak mengekspor Kaca dan barang pecah belah. ke Afghanistan. Nilai ekspor produk ini tercatat sebanyak US$ 0,96 juta. Jumlah ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 802 ribu. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengekspor Kaca dan barang pecah belah. ke -4 negara. Ekspor Kaca dan barang pecah belah. ke negara ini merupakan yang terbesar. Negara lain yang masuk lima besar tujuan ekspor adalah Afrika yang tidak disebutkan di tempat lain. Albania. Aljazair. dan Amerika, tidak ditentukan di tempat lain..
Indonesia juga banyak mengekspor Kopi, teh, maté, dan rempah-rempah. ke Afghanistan. Nilai ekspor produk ini senilai US$ 0,23 juta. Jumlah ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 200 ribu. Ekspor Kopi, teh, maté, dan rempah-rempah. ke Afghanistan. tercatat merupakan yang terbesar. Lima negara lain yang menjadi sumber ekspor Kopi, teh, maté, dan rempah-rempah. adalah Afrika yang tidak disebutkan di tempat lain. Albania. Aljazair. dan Amerika, tidak ditentukan di tempat lain..